KAI Daop 7 lakukan penyempitan pelintasan sebidang di Jombang

4 hours ago 1

Jombang (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun, Jawa Timur, dengan pemangku kebijakan terkait memutuskan untuk melakukan penyempitan jalan di pelintasan sebidang di Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang.

Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Tohari, Kamis menjelaskan langkah penyempitan jalan ini merupakan bagian dari upaya KAI dalam memastikan keselamatan perjalanan kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2026, di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.

“Penyempitan jalan ini dilakukan dengan pemasangan patok berbahan rel sebagai pembatas, guna mencegah kendaraan besar seperti truk tronton melintas di perlintasan tersebut yang tidak sesuai dengan ketentuan kelas jalan," katanya dalam keterangan yang diterima di Jombang.

Menurut dia, keputusan ini untuk menjaga keselamatan semua termasuk perjalanan kereta api dan pengguna jalan. Apalagi mendekati Lebaran 2026, aktivitas masyarakat makin padat.

"Hal ini penting untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan, khususnya pada masa mudik Lebaran,” ujar Tohari.

Baca juga: Jaga keamanan pemudik, KAI Jakarta siagakan 700 personel gabungan

Kegiatan dilakukannya penyempitan jalan tersebut dilakukan di JPL 76 (Dishub) Km 86+1/2 petak jalan Jombang–Sembung, tepatnya di Desa Jati Pelem, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang.

Pelaksanaan kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara KAI Daop 7 Madiun dengan berbagai pihak, di antaranya Dinas Perhubungan Kabupaten Jombang, Satuan Lalu Lintas Polres Jombang, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jombang.

Selain pemasangan patok pembatas, dilakukan pula pengaspalan oleh pihak PUPR Kabupaten Jombang untuk memperkuat konstruksi patok serta memperbaiki kondisi jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan.

Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk mematuhi rambu dan ketentuan yang berlaku di perlintasan sebidang, serta tidak memaksakan melintas apabila kendaraan tidak sesuai dengan kelas jalan.

Sebagai pengingat keselamatan, KAI juga mengajak masyarakat untuk menerapkan slogan “Berteman”, yaitu berhenti, tengok kiri-kanan, aman, berjalan setiap akan melintasi perlintasan sebidang.

“Keselamatan di pelintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama. Kami berharap seluruh masyarakat dapat menikmati perjalanan mudik yang aman, lancar, dan penuh kebahagiaan,” kata Tohari.

Baca juga: Daop Jember: 100 ribu pemudik tiba jelang Lebaran 2026

Baca juga: H-2 Lebaran, 52 ribu pemudik berangkat dari stasiun Daop 1 Jakarta

Baca juga: KAI Daop 4 catat 109.061 pemudik tiba sejak masa angkutan mudik mulai

Pewarta: Asmaul Chusna
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |