Kader SPPG Palmerah rasakan manfaat MBG, siap turut berkontribusi

3 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Salah seorang kader posyandu di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Posyandu Balita Kemala XVI-11 Palmerah, Muslika, merasakan manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan mengaku siap turut berkontribusi untuk menyukseskan program prioritas nasional tersebut.

Muslika menyampaikan bahwa para kader merasakan langsung dampak positif dari program tersebut.

"Kami dari kader Posyandu Kemala XVI-11 Palmerah merasakan manfaat dari Program MBG. Kami juga menyalurkan makanan setiap hari untuk balita, lansia, dan ibu menyusui,” ujarnya di Jakarta, Jumat.

Di wilayah Palmerah, kader Posyandu Kemala XVI-11 aktif menyalurkan makanan setiap hari kepada balita, lansia, dan ibu menyusui.

Bagi para kader posyandu di Palmerah, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas harian. Di balik pembagian menu dan pendataan penerima, tersimpan semangat gotong royong dan kepedulian sosial demi memastikan anak-anak, ibu menyusui, dan lansia mendapatkan asupan gizi yang layak.

Dalam pelaksanaannya, distribusi dilakukan secara terstruktur, mulai dari posko di tingkat RW hingga ke RT. Menu makanan diambil dari posko RW, kemudian dibagikan kepada kader balita dan Dasawisma untuk selanjutnya disalurkan kepada penerima manfaat di masing-masing RT.

"Sehari-hari kami mengambil menu dari posko di RW. Setelah itu, makanan dibagi ke masing-masing RT melalui kader balita posyandu dan Dasawisma. Pengurus RT kemudian mendistribusikannya kepada balita penerima manfaat," ucap Muslika.

Bagi orang tua yang bekerja, pengurus juga menyiapkan mekanisme penitipan wadah agar makanan tetap bisa diterima. Sistem ini dibuat agar tidak ada penerima yang terlewat.

"Biasanya ada orang tua yang bekerja, sehingga mereka menitipkan wadah. Nanti, kami sebagai pengurus memindahkan makanan ke wadah tersebut, lalu ibunya bisa mengambil ketika sempat," tuturnya.

Baca juga: Tinjau SPPG Polri Palmerah, Prabowo minta menu MBG disajikan hangat

Data penerima manfaat pun sudah tercatat rapi di setiap RT, sehingga distribusi berjalan sesuai sasaran.

"Data penerima sudah ada di masing-masing RT," ujarnya.

Muslika menegaskan, para kader posyandu berperan sebagai pekerja sosial yang membantu proses penyaluran.

"Kami kader posyandu ini pekerja sosial. Kami membantu menyalurkan kepada ibu-ibu yang memiliki balita dan ibu menyusui. Kami hanya membantu mendistribusikan. Ini seperti amal jariyah bagi kami," katanya.

Di tengah kesibukan para kader yang sebagian besar adalah ibu rumah tangga, program ini dinilai membawa harapan bagi tumbuh kembang generasi muda. Mereka berharap perhatian terhadap gizi balita dan ibu menyusui terus berlanjut, termasuk perhatian kepada para kader yang bekerja.

"Kami bersyukur jika ada perhatian. Semoga program ini berlanjut dan memberikan manfaat bagi penerimanya, sehingga generasi bangsa bisa tumbuh cerdas dan kuat. Terima kasih, Pak Prabowo," demikian Muslika.

Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa jumlah penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini telah mencapai lebih dari 60 juta orang atau setara dengan memberi makan seluruh penduduk Afrika Selatan dalam sehari.

Hal tersebut disampaikan oleh Presiden dalam Peresmian dan Groundbreaking 1.179 SPPG serta Peresmian 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri di Palmerah, Jakarta, Jumat. Ia menyebut pemerintah juga telah berhasil membangun 23.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di 38 provinsi Indonesia.

"Jumlah ini kira-kira setara dengan memberi makan seluruh penduduk Afrika Selatan, tiap hari, atau sama dengan 10 kali Singapura, tiap hari, atau dua kali Malaysia, tiap hari," kata Presiden Prabowo.

Baca juga: Presiden resmikan SPPG Polri di Palmerah, lalu lintas berubah drastis

Ia menjelaskan Program MBG merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan menjamin pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan kelompok rentan.

Pewarta: Lintang Budiyanti Prameswari
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |