Kader dan Posyandu Duri Pulo wakili Jakpus di tingkat Provinsi

1 week ago 6

Jakarta (ANTARA) - Kader dan Posyandu Melati 2 Duri Pulo mewakili Jakarta Pusat (Jakpus) dalam Penilaian Bidang Kesehatan Tingkat Provinsi DKI Jakarta 2026 setelah melalui seleksi berjenjang, mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan hingga kota.

"Dari delapan kecamatan, dipilih satu terbaik dari posyandu dan satu terbaik dari kader. Kebetulan, keduanya dari Posyandu Melati 2 mewakili Jakarta Pusat," kata Tim Pembina Posyandu Tingkat Kota Jakarta Pusat Lusya Agustina dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu.

Dia mengatakan pihaknya optimistis kader dan Posyandu Melati 2 Duri Pulo dapat meraih hasil terbaik dalam penilaian tersebut dan melanjutkan kompetisi hingga tingkat nasional.

Menurut dia, kehadiran Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Eric PZ Lumbun dan Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Kota Jakarta Pusat Nurhidayat menjadi bentuk dukungan pemerintah kota terhadap kader dan posyandu yang mengikuti penilaian tingkat provinsi.

"Melihat paparan mereka, kita sangat optimis karena dapat menjawab dengan baik pertanyaan dari juri. Harapan kami tembus tiga besar," ujar Lusya.

Baca juga: Jaktim dorong posyandu lebih aktif dukung pemberdayaan masyarakat

Sementara itu, Kader Posyandu Melati 2 Clara Sanjamil mengatakan sejumlah program unggulan dan inovasi posyandu telah dipaparkan di hadapan dewan juri.

Salah satunya, yaitu program "Kasih Go", yakni kegiatan kader posyandu mengunjungi warga, serta "Berlian Pojok Bermain" yang menyediakan ruang bermain bagi anak saat kegiatan posyandu berlangsung.

Clara berharap berbagai inovasi yang dikembangkan Posyandu Melati 2 Duri Pulo dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi nilai tambah dalam penilaian tingkat provinsi.

"Saya memberitahu tentang program dan inovasi, seperti "Kasih Go" ini merupakan program para kader posyandu mengunjungi warga. Kemudian, ada "Berlian Pojok Bermain" anak, yakni ketika posyandu datang, anak-anak tidak bosan karena bisa bermain," papar Clara.

Baca juga: Ratusan lansia di Pulau Harapan ikuti cek kesehatan di posyandu

Baca juga: Pemkot Jaktim gencarkan "gebyar posyandu balita" untuk tekan stunting

Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |