JTT siap perbanyak gardu tol di GT Cikampek Utama pada periode mudik

10 hours ago 5

Jakarta (ANTARA) - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) siap memperbanyak gardu tol hingga mengaktifkan mobile reader untuk memperlancar transaksi di Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama (Cikatama) pada periode arus mudik dan arus balik Lebaran 2026.

Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) Ria Marlinda Paallo mengatakan Gerbang Tol Cikampek Utama menjadi gerbang tol (barier) pertama untuk arus mudik. Saat lalu lintas dalam kondisi normal terdapat 15 gardu yang menerima pengguna jalan dari arah Jakarta menuju Timur Transjawa dan sebaliknya 15 juga dari arah Timur Transjawa menuju Jakarta.

"Namun, nanti ketika memang sudah mencapai titik puncaknya atau periode mudik Lebaran, maka kami akan membuka lebih banyak lagi gardu tol yang menerima pengguna jalan dari arah Jakarta menuju Timur Transjawa," ujar Ria Marlinda Paallo kepada ANTARA di Gerbang Tol Cikampek Utama, Cikampek, Jawa Barat, Jumat.

Selain itu juga JTT menyiapkan gardu tol diagonal atau Oblique Approach Booth (OAB), menyiagakan petugas mobile reader atau transaksi yang bersiap siaga terus selama tiga shift untuk menerima dan melayani pengguna jalan tol.

"Gerbang Tol Cikampek Utama ini menjadi titik poin perhatian kami juga karena memang di arus mudik tahun ini juga ada proyeksi peningkatan yang cukup besar, kalau biasanya kami menerima pengguna jalan tol itu sekitar di 50-60 ribu kendaraan, ini bahkan sampai mencapai 120 ribu kendaraan kami proyeksikan. Jadi memang kami harus antisipasi lebih banyak lagi dari Cikampek Utama," kata Ria Marlinda Paallo.

JTT selaku pengelola ruas di sebagian besar Trans Jawa Tol sudah mempersiapkan cukup banyak persiapan termasuk kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Dari sisi layanan transaksi, JTT memastikan seluruh gardu akan beroperasi normal dan optimal. Ketika terjadi kepadatan di area gerbang tol, JTT akan langsung mengaktifkan petugas mobile reader yang menghampiri pengguna jalan untuk melakukan transaksi.

"Dan juga mungkin di gerbang tol-gerbang tol (barier) utama kita seperti Cikampek Utama, itu juga pasti akan dilakukan rekayasa seperti kalau memang arus mudik, itu akan diperbanyak gardu tol yang menerima dari arah arus mudik dan maupun arus balik. Kami juga akan pastikan gardu akan terbuka lebih banyak untuk menerima pengguna jalan dari arah balik ke Jakarta," ujar Ria Marlinda Paallo.

Sebagai informasi, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memprediksi sekitar 144 juta orang melakukan perjalanan mudik pada Lebaran 2026 atau Idul Fitri 1447 H berdasarkan hasil survei nasional, dengan potensi kenaikan jumlah pemudik dibandingkan realisasi tahun sebelumnya.

Ia menjelaskan operasional posko angkutan Lebaran akan berlangsung pada 13–29 Maret 2026 untuk mengoordinasikan seluruh moda transportasi darat, laut, udara, dan perkeretaapian.

Menurut dia, sejumlah langkah antisipasi telah disiapkan, antara lain pembatasan operasional angkutan barang sumbu tiga ke atas, kecuali kendaraan pengangkut bahan pokok, bahan bakar minyak, dan kebutuhan penting lainnya sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) lintas kementerian.

Pewarta: Suharsana Aji Sasra J C
Editor: Virna P Setyorini
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |