Jepang berupaya perkuat kerja sama laut dengan kepulauan Pasifik

2 weeks ago 16

Tokyo (ANTARA) - Menteri Pertahanan Jepang, Shinjiro Koizumi, Senin (23/2), menyerukan kerja sama dengan negara-negara kepulauan Pasifik dalam memastikan keamanan maritim, menekankan perlunya lautan yang "bebas dan terbuka," tampaknya dengan mempertimbangkan China.

Dalam pidato utamanya pada pertemuan otoritas pertahanan yang diselenggarakan Jepang di Tokyo, Koizumi mengatakan, "upaya untuk mengubah status quo dengan kekerasan tidak boleh ditoleransi," seraya menyatakan harapan untuk menegaskan kembali "komitmen teguh mereka terhadap perdamaian."

Para menteri pertahanan dan pejabat lainnya dari negara-negara kepulauan di Pasifik, serta negara-negara mitra, membahas tantangan maritim, seperti memastikan kebebasan navigasi, mengamankan jalur laut, dan memerangi perubahan iklim dan bencana.

Beberapa anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), termasuk Indonesia dan Filipina, diundang untuk pertama kalinya sebagai pengamat pada Dialog Pertahanan Kepulauan Pasifik Jepang ketiga.

Jepang berencana untuk meluncurkan program untuk mengundang pejabat junior dan menengah dari negara-negara kepulauan Pasifik yang bertanggung jawab untuk membentuk kebijakan keamanan ke Kementerian Pertahanan Jepang sebagai bagian dari upaya untuk mempromosikan pertukaran personel.

"Samudra Pasifik terkadang bisa bergelombang. Tetapi jika kita dapat membangun jaringan yang kuat dan berlapis yang menjangkau melampaui wilayah, maka tidak peduli seberapa ganas gelombangnya, Pasifik dapat dan akan tetap menjadi samudra perdamaian," kata Koizumi kepada forum tersebut.

Koizumi mengatakan kepada wartawan setelah pertemuan tersebut bahwa kerja sama dengan negara-negara kepulauan sangat penting dalam mewujudkan kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

Dalam pertemuan sebelumnya pada hari itu dengan Putra Mahkota Tonga, Topouto'a Ulukalala, yang menjabat sebagai menteri pertahanan, Koizumi mengatakan bahwa hubungan yang stabil dan saling percaya antara kedua negara yang menghargai kebebasan, demokrasi, dan supremasi hukum akan berkontribusi pada perdamaian dan stabilitas di kawasan Pasifik.

Dia juga mengadakan pembicaraan terpisah dengan rekan-rekannya dari Fiji dan Papua Nugini, dan sepakat bahwa mereka akan menyusun memorandum untuk memperdalam kerja sama pertahanan.

Sumber: Kyodo

Baca juga: Kapal induk China latihan militer di Pasifik, Jepang kerahkan jet

Baca juga: PM Jepang: Keamanan Atlantik-Indo-Pasifik tak terpisahkan

Baca juga: PM Jepang dan Presiden AS Trump bahas tantangan Indo-Pasifik

Penerjemah: Cindy Frishanti Octavia
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |