Jasa Raharja tegaskan kesiapan kawal perlindungan mudik Lebaran 2026

2 hours ago 2
kesiapan perusahaan dilakukan secara terintegrasi, mulai dari pra-mudik, masa arus mudik, hingga arus balik Idul Fitri 1447 H

Jakarta (ANTARA) - Jasa Raharja mendukung kesiapan sistem transportasi nasional serta menegaskan kesiapan penuh mengawal perlindungan masyarakat selama periode arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 Hijriah/Lebaran 2026.

"Kami hadir untuk memastikan kesiapan dukungan perlindungan dasar bagi masyarakat sejalan dengan kebijakan nasional di bidang pelayanan publik," kata Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin dalam Rapat Koordinasi Persiapan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2026/1447 Hijriah yang diselenggarakan Kementerian Perhubungan sebagaimana keterangan di Jakarta, Rabu.

Dia menyampaikan kehadiran Jasa Raharja dalam forum lintas sektor itu menjadi bagian dari komitmen perusahaan sebagai BUMN untuk mendukung kesiapan sistem transportasi nasional.

"Serta memastikan perlindungan bagi masyarakat selama periode mudik dan balik Lebaran," ujarnya.

Lebih lanjut Awaluddin menyampaikan kesiapan perusahaan dilakukan secara terintegrasi, mulai dari pra-mudik, masa arus mudik, hingga arus balik Idul Fitri 1447 H.

Baca juga: Jasa Raharja dan Damri perkuat koordinasi keselamatan angkutan umum

Baca juga: Jasa Raharja-INACA perkuat keselamatan penerbangan untuk generasi muda

Ia mengaku pihaknya bersama Korlantas Polri dan pemangku kepentingan terkait lainnya telah melakukan survei jalur serta pemetaan titik rawan kecelakaan.

"Petugas Jasa Raharja di 63 cabang dan 29 kantor wilayah juga ikut melakukan ramp check bersama Ditlantas di masing-masing Polda, dan kegiatan tersebut masih berlangsung hingga saat ini,” paparnya.

Dalam mendukung pengamanan Lebaran, Jasa Raharja juga mengoperasikan 25 pos pelayanan terpadu. Salah satu titik yang dipersiapkan adalah KM 81 yang akan difungsikan sebagai check point untuk pengecekan kesehatan dan layanan pendukung lainnya di luar rest area.

Selain penguatan di lapangan, perusahaan juga mengoptimalkan kolaborasi dengan rumah sakit guna memastikan proses penjaminan korban kecelakaan berjalan cepat dan tepat.

“Tahun ini kami mengoptimalkan proses zero pending claim, sehingga masyarakat yang menjadi korban kecelakaan dapat kami layani dengan sebaik-baiknya dan seefektif mungkin," katanya.

"Ini bagian dari komitmen kami dalam memberikan asuransi kecelakaan secara cepat dan transparan,” tambahnya.

Sebagai bagian dari ekosistem BUMN yang mendukung transformasi layanan di bawah koordinasi Danantara Indonesia, Jasa Raharja terus memperkuat digitalisasi sistem santunan, integrasi data dengan kepolisian dan rumah sakit, serta peningkatan standar pelayanan publik.

Seluruh langkah itu dilakukan untuk memastikan negara hadir dalam memberikan perlindungan bagi masyarakat.

Melalui partisipasi dalam rakor ini, tambah Awaluddin, Jasa Raharja menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan prima dengan prinsip melayani sepenuh hati, sekaligus mendukung terwujudnya keselamatan berkendara selama angkutan Lebaran 2026 berlangsung.

Diketahui, rapat itu dipimpin langsung Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi dan diikuti oleh kementerian dan lembaga terkait, TNI/Polri, pemerintah daerah, operator transportasi, serta jajaran pimpinan BUMN sektor transportasi dan infrastruktur.

Menhub menekankan pentingnya memastikan kesiapan teknis seluruh moda transportasi sebelum periode angkutan Lebaran dimulai sehingga dapat berjalan aman dan lancar.

"Saya ingin kita memperhatikan bersama aspek-aspek teknis dari moda transportasi yang akan digunakan. Kita pastikan tidak ada yang terlewat berkaitan dengan persiapan teknis, sehingga seluruh moda transportasi benar-benar berkeselamatan,” ujar Menhub.

Ia juga memberi masukan kepada para pemangku kepentingan terkait untuk mempersiapkan diri lebih baik lagi untuk angkutan Lebaran 2026.

Masukan itu di antaranya maskapai penerbangan diminta mengantisipasi lonjakan penumpang dengan menyiapkan penerbangan ekstra apabila diperlukan, mengingat tren pemesanan tiket yang sudah cukup ramai.

Selain itu, kepada Pelindo, Dudy mengingatkan agar kemacetan pasca-Lebaran seperti yang terjadi pada Natal dan Tahun Baru 2025/2026 tidak kembali terulang, khususnya di pengelolaan area penampungan kendaraan.

"Koordinasi dan kepatuhan seluruh pihak menjadi faktor penting agar tidak terjadi gangguan yang berdampak pada kelancaran dan keselamatan masyarakat," kata Menhub.

Baca juga: Jasa Raharja perkuat sinergi pengamanan arus mudik-balik Lebaran 2026

Baca juga: Jasa Raharja perkuat kolaborasi dorong kepatuhan administrasi

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |