- Minggu, 22 Februari 2026 19:24 WIB
Pekerja PT Hutama Karya Infrastruktur (KHI) melanjutkan pengerjaan jalan yang putus di Malalak, Agam, Sumatera Barat, Minggu (22/2/2026). Pemerintah berhasil menghubungkan jalan putus akibat bencana longsor pada akhir November 2025 lalu sepanjang 300 meter lebih di Malalak yang merupakan jalan alternatif Padang-Bukittinggi namun belum dibuka untuk umum karena masih dalam tahap pengerjaan. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/nz
J Foto udara pekerja PT Hutama Karya Infrastruktur (KHI) melanjutkan pengerjaan jalan yang putus dengan latar belakang Gunung Singgalang (kiri) dan Gunung Tandikat (kanan) di Malalak, Agam, Sumatera Barat, Minggu (22/2/2026). Pemerintah berhasil menghubungkan jalan putus akibat bencana longsor pada akhir November 2025 lalu sepanjang 300 meter lebih di Malalak yang merupakan jalan alternatif Padang-Bukittinggi namun belum dibuka untuk umum karena masih dalam tahap pengerjaan. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/nz
Foto udara pekerja PT Hutama Karya Infrastruktur (KHI) melanjutkan pengerjaan jalan yang putus di Malalak, Agam, Sumatera Barat, Minggu (22/2/2026). Pemerintah berhasil menghubungkan jalan putus akibat bencana longsor pada akhir November 2025 lalu sepanjang 300 meter lebih di Malalak yang merupakan jalan alternatif Padang-Bukittinggi namun belum dibuka untuk umum karena masih dalam tahap pengerjaan. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/nz
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































