Baznas Kabupaten Bekasi targetkan Rp3 miliar zakat fitrah 2026

3 hours ago 2

Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat menargetkan Rp3 miliar realisasi pengumpulan zakat fitrah sepanjang Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah atau bertepatan 2026 Masehi dari optimalisasi seluruh sumber di daerah itu.

"Tahun lalu kami mengumpulkan Rp2,09 miliar dan tahun 2026 ini kami menargetkan meningkat menjadi Rp3,03 miliar," kata Ketua Baznas Kabupaten Bekasi KH. Aminnulloh di Cikarang, Minggu.

Dia menyatakan realisasi penghimpunan zakat fitrah tahun 2025 dihasilkan melalui sejumlah sumber di antaranya dari perangkat dinas, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di setiap lingkungan satuan pendidikan serta dukungan sektor swasta hingga masyarakat umum.

Pencapaian tersebut menjadi fondasi kuat untuk meningkatkan target penghimpunan pada tahun ini agar manfaat zakat fitrah dapat dirasakan secara lebih luas oleh mustahik di berbagai wilayah Kabupaten Bekasi.

Ia menjelaskan strategi pencapaian target dilakukan dengan memperkuat peran bendahara perangkat daerah selaku UPZ, mengoptimalkan UPZ satuan pendidikan serta memperluas kolaborasi dengan perusahaan dan sektor swasta yang telah menjalin kerja sama.

Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan pengumpulan zakat fitrah sehingga proses penghimpunan dapat berjalan lebih sistematis, transparan dan akuntabel sekaligus mampu memenuhi target tahun ini.

"Pengumpulan di dinas melalui bendahara yang menjadi UPZ, di sekolah melalui UPZ sekolah dan koordinator wilayah serta dari swasta dan masyarakat umum," ucapnya.

Selain penguatan jejaring UPZ, Baznas Kabupaten Bekasi juga membuka delapan titik konter layanan di sejumlah lokasi strategis untuk memudahkan masyarakat dalam menunaikan zakat fitrah.

Konter layanan tersebut ditempatkan di Aeon Mall Deltamas, Masjid Pemda, Baznas Microfinance Desa (BMD) Cibitung, sejumlah perusahaan, perguruan tinggi, serta Mall Pelayanan Publik (MPP) Cikarang yang memiliki tingkat kunjungan masyarakat cukup tinggi.

"Setiap konter dijaga dua petugas dari mahasiswa penerima beasiswa Baznas yang telah kami latih agar pelayanan berjalan profesional," ujarnya.

Aminnulloh menambahkan pihaknya juga akan menggelar sosialisasi kepada seluruh UPZ dari dinas, sekolah, yayasan hingga perusahaan guna menyamakan persepsi terkait mekanisme pengumpulan dan pelaporan zakat fitrah.

"Kami akan mengundang seluruh UPZ untuk sosialisasi agar pengumpulan zakat fitrah tahun ini lebih optimal dan terkoordinasi," katanya.

Dalam aspek pendistribusian, ia menyebutkan bahwa tahun sebelumnya zakat fitrah telah disalurkan ke 46 titik desa secara bergilir sebagai bentuk pemerataan manfaat di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi.

"Tahun ini kami targetkan minimal 50 titik penyaluran dengan memprioritaskan wilayah terdampak banjir di sekitar 14 kecamatan," katanya.

Pihaknya turut mengimbau masyarakat yang merasa keberatan dengan nominal uang zakat fitrah tahun ini senilai Rp45.500 untuk dapat menunaikan dengan beras seberat 3,5 liter atau 2,5 kilogram sesuai fiqih.

"Dan bagi masjid atau lembaga diimbau untuk segera membentuk UPZ resmi sesuai peraturan undang-undang 23 tahun 2011 demi pengelolaan zakat yang profesional serta memiliki legalitas yang jelas," kata dia.

Baca juga: Baznas kirim bantuan untuk korban banjir rob di Muaragembong Bekasi

Baca juga: Baznas Bekasi salurkan delapan sapi kepada korban banjir Aceh

Baca juga: Baznas Bekasi sebar tim salurkan bantuan korban banjir

Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Editor: Biqwanto Situmorang
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |