Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Utara memperbaiki kerusakan jalan di perempatan Jalan Gedong Panjang-Jalan Mitra Bahari, Kelurahan Penjaringan, Penjaringan, akibat pembangunan drainase sehingga mengganggu masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.
“Kami bergerak cepat melakukan perbaikan saluran drainase bawah tanah dan kini telah rampung serta dapat dilalui pengguna jalan,” kata Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara, Heria Suwandi di Jakarta, Jumat.
Ia mengatakan bahwa kerusakan tersebut berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas sekaligus membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Menyikapi kondisi itu, pihaknya langsung melakukan penanganan darurat sebelum melanjutkan ke tahap perbaikan permanen.
"Setelah penanganan awal, kami lanjutkan dengan perbaikan permanen agar konstruksinya lebih kuat dan aman untuk jangka panjang,” kata dia.
Baca juga: Dinas Bina Marga tambal 1.725 titik jalan rusak di Jakbar
Dalam proses perbaikan, konstruksi saluran lama diganti dengan lima unit gorong-gorong berukuran 1,2x1,2 meter. Seluruhnya diperkuat dengan cor beton bertulang menggunakan "fast track" beton yang memungkinkan pengerasan dalam waktu sekitar delapan jam.
Ia menambahkan, metode tersebut dipilih untuk memastikan pekerjaan selesai lebih cepat tanpa mengorbankan kualitas konstruksi.
“Pengerjaan melibatkan sekitar 30 personel Pasukan Biru serta satu unit ekskavator guna mempercepat proses di lapangan,” kata dia.
Untuk meminimalkan dampak terhadap arus lalu lintas, pekerjaan dilakukan sejak malam hari. Selain itu, Suku Dinas (Sudin) SDA Jakarta Utara juga berkolaborasi dengan "Jakarta Sewerage Development Project" (JSDP) Paket 6 agar perbaikan penyeberangan berjalan optimal dan sesuai standar teknis.
Baca juga: Jaktim perbaiki turap yang longsor di Cipinang Besar Selatan
Pekerjaan sudah dimulai sejak malam dan siang tadi sudah bisa dilalui kembali. "Untuk sementara, kami imbau kendaraan kecil yang lewat," kata dia.
Dia berharap selesainya perbaikan penyeberangan ini dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, khususnya di kawasan Penjaringan.
Selain itu, fungsi saluran udara yang kembali optimal diharapkan mampu mengurangi potensi penyimpanannya dan mencegah kerusakan jalan di kemudian hari.
“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tertib berlalu lintas serta aktif melapor apabila menemukan kerusakan saluran atau jalan di lingkungan masing-masing,” kata dia.
Baca juga: Anggota DPRD DKI sidak jalan rusak di jalan layang Pesing Jakbar
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































