Iran mundur dari Piala Dunia 2026, Trump: Kehadiran mereka tak pantas

9 hours ago 1

Washington (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan tak pantas apabila tim nasional sepak bola Iran tetap ikut serta dalam Piala Dunia FIFA 2026 atas alasan keamanan dan keselamatan para atlet.

"Tim Nasional Sepak Bola Iran tetap disambut untuk ikut Piala Dunia, tetapi saya tak yakin kehadiran mereka pantas, demi nyawa dan keselamatan mereka sendiri," kata Trump melalui Truth Social, Kamis.

Pada Rabu, The New York Times melaporkan bahwa Iran mungkin akan memboikot pertandingan internasional tersebut menyusul serangan gabungan AS-Israel ke wilayahnya.

Piala Dunia FIFA 2026 kali ini akan menghadirkan 48 tim nasional dan diselenggarakan oleh tuan rumah bersama Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.

Pertandingan tersebut akan dilaksanakan pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026.

Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran, termasuk Teheran, sehingga menimbulkan kerusakan infrastruktur dan korban jiwa. Iran lantas melakukan serangan balasan terhadap wilayah Israel dan pangkalan militer AS di seantero Timur Tengah.

AS dan Israel awalnya mengeklaim serangan tersebut diperlukan untuk menangkal ancaman dari program nuklir Iran, tetapi kemudian jelas bahwa mereka sebenarnya menginginkan pergantian kekuasaan di Iran.

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei gugur pada hari pertama serangan AS-Israel. Iran kemudian menyatakan masa berkabung selama 40 hari.

Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin menyebut pembunuhan Khamenei sebagai pelanggaran sinis terhadap hukum internasional.

Kementerian Luar Negeri Rusia juga mengutuk serangan AS-Israel terhadap Iran tersebut. Mereka mendorong deeskalasi dan penghentian permusuhan secara serta-merta.

Sumber: Sputnik

Baca juga: Dubes Palestina: Iran mampu kalahkan Zionis Israel

Baca juga: Trump akan lanjutkan operasi militer di Iran hingga empat pekan lagi

Baca juga: Iran tegaskan kendali atas Selat Hormuz

Penerjemah: Nabil Ihsan
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |