Teheran (ANTARA) - Anggota Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, Behnam Saeedi, menegaskan pada Kamis (7/5) bahwa tidak ada uranium yang dikeluarkan dari Iran, serta menyebut pernyataan Presiden AS Donald Trump sebagai “kebohongan”.
Trump sebelumnya mengatakan bahwa pemindahan uranium Iran ke Amerika Serikat akan menjadi syarat bagi kesepakatan kedua negara, serta menolak kemungkinan Iran melakukan pengayaan hingga 3,67 persen.
“Pernyataan Trump tentang penghapusan 400 kilogram uranium dari Iran adalah gertakan politik dan kebohongan murni. Tidak ada uranium yang dikeluarkan dari negara ini,” ujar Saeedi dikutip ISNA.
Ketegangan meningkat sejak 28 Februari, ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran yang menimbulkan kerusakan dan korban sipil.
Pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata dua pekan, tetapi pembicaraan lanjutan di Islamabad berakhir tanpa kesepakatan.
Trump kemudian memperpanjang penghentian serangan untuk memberi waktu bagi Iran menyusun “proposal terpadu.”
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Situasi di Selat Hormuz kembali normal usai baku tembak AS-Iran
Baca juga: Presiden Iran tegaskan siap akhiri perang, tetapi masih tak percaya AS
Baca juga: Trump ancam Iran dengan serangan baru jika tolak teken kesepakatan
Penerjemah: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































