Industri hilir ajak masyarakat kenali manfaat sawit

1 hour ago 1
Produk sawit digunakan hampir sepanjang hari dalam kehidupan kita. Mulai dari sabun, minyak goreng, cokelat, hingga es krim

Jakarta (ANTARA) - Asosiasi industri hilir sawit yang terdiri Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi), Asosiasi Produsen Oleochemical Indonesia (Apolin) dan Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) mengajak masyarakat untuk mengenali manfaat positif sawit dalam kehidupan sehari-hari.

Salah satu upaya yang dilakukan ketiga asosiasi tersebut yakni bekerja sama dengan Forum Wartawan Pertanian (Forwatan) menyalurkan bantuan berupa minyak goreng, makanan berbahan turunan kelapa sawit serta beras kepada tiga yayasan yatim piatu di Depok, Jawa Barat.

Perwakilan Aprobi Rahayu Dwi Mumpuni di Jakarta, Senin, mengatakan industri sawit tidak hanya berperan dalam perekonomian nasional, tetapi juga menghasilkan berbagai produk yang digunakan masyarakat setiap hari.

"Mulai dari minyak goreng, makanan, hingga biodiesel, semuanya berasal dari kelapa sawit. Karena itu kami berharap keberadaan industri ini juga bisa memberi manfaat langsung bagi masyarakat," katanya.

Baca juga: BRIN-Agrinas Palma perkuat riset, inovasi industri sawit berkelanjutan

Baca juga: Kementan perkuat ISPO demi industrialisasi sawit berkelanjutan

Sawit, lanjutnya, merupakan komoditas strategis Indonesia yang sangat bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari, mulai dari minyak goreng dan sabun, hingga cokelat, es krim dan bahan bakar biodiesel.

"Produk sawit digunakan hampir sepanjang hari dalam kehidupan kita. Mulai dari sabun, minyak goreng, cokelat, hingga es krim, semuanya dibuat dari minyak olahan sawit," ujar dia.

Selain itu, menurut Rahayu, sawit juga memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional.

Sawit merupakan komoditas strategis nasional dengan luas perkebunan sekitar 16,8 juta hektare yang tersebar dari Aceh hingga Papua.

Industri sawit, tambahnya, juga berperan besar dalam perekonomian nasional karena menyerap sekitar 17 juta tenaga kerja, baik di sektor perkebunan maupun industri pengolahan.

Indonesia sendiri merupakan salah satu eksportir minyak sawit terbesar di dunia dengan pasar utama di India, Eropa, China, Timur Tengah dan Afrika.

Menurut data Kementerian Perindustrian, nilai ekonomi sektor hilir sawit diperkirakan mencapai sekitar Rp750 triliun, setara dengan sekitar 3,5 persen dari Produk Domestik Bruto Indonesia, termasuk nilai ekspor dan produk turunannya.

Rahayu menyebutkan kegiatan penyaluran bantuan sosial telah berlangsung selama tujuh tahun sebagai bentuk kepedulian industri sawit terhadap masyarakat.

Sementara itu Ketua Umum Forwatan Beledug Bantolo menyebutkan pemberian santunan kepada tiga yayasan yaitu Yayasan Yatim Piatu & Dhuafa Marhamatur Ridho, Yayasan Panti Asuhan Darussalam Sukmajaya Depok Timur dan Yayasan INTIFA Cinta Yatim dan Dhuafa Al ikhwaniyah Kota Depok.

"Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan manfaat industri kelapa sawit bagi masyarakat," katanya.

Produk turunan sawit, tambahnya, dimanfaatkan dalam berbagai sektor, mulai dari minyak goreng untuk kebutuhan pangan hingga biodiesel sebagai campuran bahan bakar untuk mendukung swasembada energi.

Baca juga: PalmCo perkuat integritas untuk dorong kinerja industri sawit nasional

Baca juga: Pemerintah kaji riset sawit berkelanjutan kolaborasi kampus-industri

Pewarta: Subagyo
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |