Jakarta (ANTARA) - SMA Muhammadiyah 3 Jakarta dan Institut Kesenian Jakarta (IKJ) menjalin kerja sama untuk mengembangkan film pendek guna memperkuat pendidikan seni visual, sekaligus mendukung program Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dalam mewujudkan Kota Sinema.
"Nota kesepahaman ini penting karena SMA Muhammadiyah 3 memiliki banyak kegiatan ekstrakurikuler seni. Melalui festival film pendek ini, ada 19 karya siswa yang akan kami dampingi dan nantinya diputar di bioskop," kata Rektor IKJ Syamsul Maarif di Jakarta, Kamis.
Syamsul mengatakan, kolaborasi tersebut penting karena membuka ruang pembelajaran seni yang konkret bagi peserta didik di tingkat sekolah menengah atas.
Kerja sama antara SMA Muhammadiyah 3 Jakarta dan IKJ ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilakukan langsung Rektor IKJ, Syamsul Maarif dengan Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 3 Jakarta, Suranti.
Syamsul menyatakan bahwa MoU yang ditandatangani menjadi payung pelaksanaan program pendampingan produksi film pendek karya siswa yang dikemas dalam Visual Talenta Festival and Booth of Culture (Vista Fest) 2026 bertema "Beyond The Ordinary-Youth Voice From Screen".
Baca juga: Film pendek "Wahyu" favorit penonton di Jakarta World Cinema 2025
Melalui kolaborasi ini, IKJ dan SMA Muhammadiyah 3 Jakarta berharap dapat menumbuhkan ekosistem pendidikan berbasis seni dan budaya visual, memperkuat talenta muda perfilman, serta memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan identitas Jakarta sebagai kota yang ramah bagi kreativitas dan industri sinema.
Syamsul menjelaskan, keterlibatan dosen Fakultas Film dan Televisi IKJ diharapkan mampu meningkatkan kualitas karya sekaligus memperkenalkan dunia perfilman secara profesional kepada pelajar.
"Dosen-dosen IKJ bisa berperan aktif meningkatkan kemampuan siswa dalam bidang film dan televisi. Ini juga bagian dari implementasi Jakarta sebagai Kota Sinema," ujarnya.
Program Visual Talent Festival 2026 melibatkan guru dan siswa SMA Muhammadiyah 3 Jakarta dengan pendampingan alumni, dosen, serta mahasiswa IKJ yang berpengalaman di industri film layar lebar.
Dari proses tersebut, ditargetkan lahir 19 film pendek siswa yang direncanakan diputar dan diapresiasi melalui penayangan di bioskop komersial Jakarta.
Baca juga: Kolaborasi LSPR-Universitas Northumbria hasilkan 2.000 film pendek
Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah 3 Jakarta Suranti menuturkan, kerja sama ini sejalan dengan komitmen sekolah yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pengembangan nonakademik siswa.
"SMA Muhammadiyah 3 tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga memberi perhatian besar pada potensi nonakademik. Salah satunya melalui Vista Fest, tempat anak-anak mengekspresikan kreativitas lewat film pendek," katanya.
Menurut dia, program ini menjadi unggulan bagi peserta didik di Kelas XI dan merupakan proyek perdana produksi film pendek di sekolah.
"Proses kreatif dimulai sejak Januari hingga April 2026. Ini memang program baru dan menjadi perintis, tetapi kami optimistis karena didampingi langsung oleh IKJ," katanya menambahkan.
Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Edy Sujatmiko
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































