Jakarta (ANTARA/JACX) – Sebuah unggahan di Facebook menampilkan gambar Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Listyo Sigit Prabowo dan menarasikan bahwa Polri mengklarifikasi barang bukti sabu seberat 30 kilogram hilang karena terurai atau meleleh akibat cuaca ekstrem.
Unggahan tersebut juga memuat kutipan yang menyebut cuaca ekstrem dapat membuat sabu terurai hingga lenyap ke udara, bahkan disebut dapat mencapai lima hingga enam ton.
Narasi yang disertakan berbunyi bahwa barang bukti sabu dapat menghilang dengan sendirinya karena pengaruh cuaca, sehingga memicu pertanyaan publik terkait pengawasan barang bukti narkotika.
Unggahan tersebut disertai narasi:
“BARANG BUKTI SABU 30KG HILANG MELELEH GARA GARA CUACA EXTREME
Pernyataan mengejutkan datang dari pimpinan Polri, Listyo Sigit Prabowo. Ia mengungkapkan bahwa barang bukti s4bu yang selama ini dipublikasikan sebagai hasil tangkapan aparat, dalam kondisi tertentu bisa menghilang dengan sendirinya.
Menurutnya, faktor cuaca ekstrem disebut-sebut menjadi penyebab utama. S4bu yang disimpan sebagai barang sitaan dapat mengalami penguraian hingga lenyap ke udara.
Ironisnya, jumlah yang hilang bukan dalam skala kecil—bahkan bisa mencapai 5 sampai 6 ton.
Pernyataan ini sontak memicu tanda tanya publik. Di tengah perang melawan n4rk0ba, transparansi dan pengawasan terhadap barang bukti kembali menjadi sorotan tajam.”
Namun, benarkah Kapolri klarifikasi barang bukti sabu 30 kg menguap akibat cuaca ekstrem?
Unggahan yang menarasikan Kapolri klarifikasi barang bukti sabu 30 kg menguap akibat cuaca ekstrem. Faktanya, Divisi Humas Polri memastikan narasi yang menyebut Polri mengklarifikasi hilangnya barang bukti sabu 30 kilogram akibat cuaca panas atau cuaca ekstrem merupakan hoaks. (Facebook)Penjelasan:
Divisi Humas Polri memastikan narasi yang menyebut Polri mengklarifikasi hilangnya barang bukti sabu 30 kilogram akibat cuaca panas atau cuaca ekstrem merupakan hoaks.
“Ini berita hoaks,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, dilansir dari ANTARA.
Penelusuran ANTARA melalui mesin pencari dengan kata kunci “barang bukti sabu meleleh” atau “barang bukti sabu menguap” juga tidak menemukan pernyataan resmi dari pihak kepolisian yang menyebut barang bukti sabu hilang atau terurai karena cuaca.
Polri juga mengimbau masyarakat untuk memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya.
Dengan demikian, narasi yang menyebut barang bukti sabu 30 kilogram menguap akibat cuaca ekstrem tidak berdasar.
Klaim: Kapolri klarifikasi barang bukti sabu 30 kg menguap akibat cuaca ekstrem
Pewarta: Tim JACX
Editor: M Arief Iskandar
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































