Harimau sumatra masuk kandang jebak BKSDA Sumbar usai makan ternak

1 week ago 6

Lubuk Basung (ANTARA) - Satu individu harimau sumatra masuk kandang jebak milik Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat di Kampuang Tengek, Jorong Palimbatan, Nagari (Desa) Pasia Laweh, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam, Selasa malam.

Kepala Balai Konservasi Wilayah II Maninjau BKSDA Sumbar Ade Putra di Lubuk Basung, Rabu, mengatakan harimau masuk kandang jebak pada Selasa (11/8) sekitar pukul 19.35 WIB.

"Harimau masuk kandang kurang dari satu jam usai kami memasang kandang jebak di lokasi tersebut," katanya

Dia mengatakan kandang jebak tersebut dipasang usai harimau berkelamin betina dengan usia remaja memakan kambing milik warga atas nama Afkir Soni (45) pada Minggu (9/8).

Pemerintah nagari melaporkan kejadian tersebut kepada BKSDA Sumbar dan petugas langsung ke lokasi untuk melakukan penanganan dengan cara verifikasi lapangan, wawancara dengan pemilik ternak, mencari tanda keberadaan satwa dan lainnya.

"Usai mendapatkan laporan, petugas BKSDA Sumbar langsung turun ke lokasi melakukan penanganan," ujarnya.

Ia menambahkan lokasi tersebut berada di pemukiman warga, SDN 10 Angge Palimbatan dan SMPN 1 Palupuh.

Dengan kondisi itu, petugas BKSDA Sumbar bersama Tim Patroli Anak Nagari (Pagari), TNI, Polri dan pemerintah nagari memasang kandang jebak tidak jauh dari kandang kambing.

Baru sampai di lokasi penginapan, Wali Jorong Palimbatan melaporkan bahwa penjaga SDN 10 Angge Palimbatan mendengar pintu kandang turun.

"Mendapatkan laporan, kami langsung ke lokasi untuk memastikan dan ternyata harimau sudah masuk kandang. Kandang terpasang sekitar 18.30 WIB, harimau masuk kandang dengan ukuran dua meter dan lebar 90 meter pukul 19.35 WIB," katanya.

Saat ini BKSDA Sumbar sedang menyiapkan evakuasi harimau tersebut.

Baca juga: BBKSDA Riau pantau keberadaan harimau Sumatra di Inderagiri Hilir

Baca juga: Harimau sumatra terekam kamera jebak di hutan harapan

Baca juga: Lindungi harimau, BKSDA Sumbar larang pasang jerat di sekitar kebun

Pewarta: Altas Maulana
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |