Harapan Manajer Borneo FC terkait penghapusan regulasi pemain U-23

5 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Manajer Borneo FC Samarinda Dandri Dauri mengharapkan agar para pemain muda tetap mendapat ruang berkompetisi setelah adanya kebijakan penghapusan regulasi pemain U-23 di Super League musim mendatang.

"Ke depan, ketika regulasi pemain U-23 dihapus maka saya berharap tetap ada ruang pemain-pemain-pemain muda berkompetisi," kata Dandri Dauri kepada awak media seusai acara pengundian ASEAN Club Championship 2026/2027 di Jakarta, Jumat.

Ia menyampaikan hal itu menanggapi pertanyaan seputar kebijakan operator liga profesional Indonesia I.League menghapus aturan terkait klub-klub Super League yang wajib memainkan pemain U-23.

Dauri mengatakan bahwa penghapusan regulasi tersebut tentu akan berdampak pada berkurangnya menit bermain para pemain muda di Tanah Air.

Baca juga: Klasemen Super League: Persib juara, Borneo runner-up

Oleh karena itu, perlu ada kompetisi lain yang dihadirkan sebagai ruang bagi para pemain muda untuk berkembang.

Menurutnya, jika ke depan, ada kompetisi baru yang dihadirkan, misalnya Piala Indonesia, maka ajang itu bisa menjadi ruang bagi para pemain muda.

(Apa pun nama (kompetisi)-nya, saya berpikir itu lah ruang untuk pemain-pemain muda," katanya.

Ia mengatakan bahwa dengan adanya ruang bagi pemain muda, maka klub-klub bisa membagi pemain dengan baik ketika menghadapi beberapa kompetisi sekaligus.

"Karena tidak mudah menjaga kekuatan tim agar tetap stabil," katanya.

Baca juga: Rivaldo ingin Borneo lebih matang untuk tumbangkan sang juara Buriram

Lebih lanjut, terkait prioritas Borneo FC itu ke depan, Dauri menjelaskan bahwa klub runner-up Super League 2025/2026 itu akan fokus pada persaingan di Super League karena menggunakan sistem promosi dan degradasi.

Turnamen di luar seperti ASEAN Club Championship maupun AFC Champions League, kata dia, juga tetap menjadi bagian dari fokus tim, namun kompetisi liga domestik tetap yang utama.

"Apa yang terjadi kalai kita sukses di turnamen (di luar negeri) tetapi terdegradasi di negeri sendiri, kan lucu," katanya.

Ia menambahkan, manajemen Borneo FC sedang menggodok persiapan kekuatan skuad, termasuk terkait kemungkinan perubahan pemain untuk menghadapi persaingan ke depan.

Baca juga: Hasil undian Borneo FC dan Persib di ASEAN Club Championshiop

Pewarta: Aloysius Lewokeda
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |