Rusia lanjutkan rencana terowongan bawah laut ke AS di Selat Bering

1 hour ago 2

Moskow (ANTARA) - Kepala Russian Direct Investment Fund (Dana Investasi Negara Rusia/RDIF), Kirill Dmitriev, Jumat, menyatakan langkah lanjutan terkait rencana pembangunan terowongan yang melintasi Selat Bering dan menghubungkan Rusia dengan Amerika Serikat akan menjadi lebih jelas menjelang akhir tahun ini.

"Kami bergerak secara bertahap dan tenang, dan pada akhir tahun nanti langkah-langkah selanjutnya akan menjadi lebih jelas," kata Dmitriev dalam St. Petersburg International Economic Forum (SIEF) 2026 saat mengomentari rencana pembangunan terowongan tersebut.

Dmitriev, yang juga utusan khusus Presiden Rusia untuk kerja sama ekonomi dengan negara-negara asing itu menambahkan bahwa RDIF telah menandatangani perjanjian dengan sebuah perusahaan yang akan merancang terowongan tersebut.

"Dialog yang baik (antara Rusia dan Amerika Serikat) sedang berlangsung di banyak bidang. Jadi kami terus melanjutkan dialog tersebut," ujarnya.

Sementara itu dalam sidang pleno SIEF, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan di tengah situasi yang tegang dan penuh tantangan saat ini, Rusia terus memperkuat kedaulatannya sekaligus memperluas lingkaran mitra kerja sama.

"Dalam kondisi yang tegang dan sulit, Rusia terus memperkuat kedaulatan, bukan dengan menutup diri, melainkan sebaliknya, dengan memperluas lingkaran mitra," kata Putin menegaskan.

Presiden Rusia itu selanjutnya menyatakan pemerintah Rusia telah diberi instruksi untuk kembali mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan mulai tahun depan.

"Hal utama yang berhasil kami pertahankan adalah fondasi kebijakan makroekonomi. Saya yakin pergerakan maju dan pertumbuhan akan dapat dipastikan. Tren-tren ini perlu semakin menguat, dan posisi negara kami di dunia serta kedaulatan kami harus menjadi lebih kuat," tambahnya.

SPIEF 2026 berlangsung pada 3–6 Juni. RIA Novosti bertindak sebagai mitra informasi umum forum tersebut.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA

Baca juga: Rencana AS pulihkan aliran energi Rusia picu kekhawatiran Eropa

Baca juga: Politikus AfD: Tekanan AS hambat bisnis Jerman di Rusia

Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |