Satu haji Sumatera Utara wafaf usai tawaf ifadah di Masjidilharam

1 hour ago 2

Medan (ANTARA) - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Medan menyatakan satu haji berasal dari Sumatera Utara wafat usai melakukan tawaf ifadah di Masjidilharam Makkah, Arab Saudi.

"Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun. Telah meninggal dunia seorang haji kloter 9 atas nama Ibu Nurliana Mara Iman, istri dari TK Panusunan usai tawaf ifadah," ucap Ketua PPIH Debarkasi Medan Zulkifli Sitorus di Asrama Haji Medan, Jumat.

Ia menjelaskan Nurliana mengalami cardiac arrest atau henti jantung ketika berjalan pulang menuju hotel tempat menginap, Senin (1/6), pukul 13.40 waktu Arab Saudi (WAS).

Almarhumah yang berasal dari Kabupaten Padang Lawas Utara ini sempat dilarikan ke Jiwar Care Health Hospital Mekkah, termasuk tindakan resusitasi jantung paru oleh tim medis.

"Dokter rumah sakit meminta persetujuan agar ditandatangani oleh suami Nurliana ini untuk operasi cateterisasi jantung pada Selasa (2/6)," katanya.

Baca juga: PPIH: Dua orang haji wafat di Bandara Juanda dan RS Haji Surabaya

Setelah selesai operasi, tim medis rumah sakit menyatakan bahwa sumbatan jantung yang dialami Nurliana cukup banyak dengan perkiraan buruk.

"Ibu Nurliana ini mengembuskan napas terakhir dengan diagnosa akibat cardiogenic shock di Jiwar Care Health Hospital pada Kamis (4/6), pukul 14.15 WAS," ujar dia.

Zulkifli yang juga menjabat Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara itu mengatakan hingga kini empat haji berasal dari Sumatera Utara wafat di Tanah Suci.

Tercatat, Kasiani (69), asal Kota Medan dari Kloter 08 KNO wafat akibat gangguan pernapasan pada Rabu (13/5) dan Isron bin Baitul Nasution asal Kabupaten Mandailing Natal dari Kloter 06 KNO wafat akibat sakit pada Rabu (27/5).

Data PPIH Debarkasi Medan menyebutkan 5.968 haji berasal dari Sumatera Utara melakukan fase pemulangan ke tanah air lewat Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang mulai 2 hingga 21 Juni 2026.

"Nadhirah binti Sirajuddin (66), asal Kabupaten Langkat dari Kloter 02 KNO wafat akibat penyakit jantung pada Jumat (29/5), dan Nurliana (59), dari Kloter 09 KNO wafat akibat gangguan jantung pada Kamis (4/6)," demikian Zulkifli.

Baca juga: Jamaah haji Kloter 6 asal Kabupaten Bone tiba di tanah air

Baca juga: 393 haji kloter pertama tiba di Bengkulu

Pewarta: Muhammad Said
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |