Gorontalo (ANTARA) - Gubernur dan Wakil Gubernur Gorontalo periode 2025-2030, Gusnar Ismail dan Idah Syahidah Rusli Habibie yang baru dilantik oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Merdeka mengusung lima program unggulan pembangunan daerah.
"Saya memiliki keyakinan bahwa ketika lima program unggulan ini dilaksanakan dengan baik maka kita bisa mencapai kemajuan dan kesejahteraan," kata Gusnar melalui rilis yang diterima ANTARA, Kamis, (20/2).
Program unggulan pertama yaitu peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Salah satu cita-cita yang ingin dicapai Gusnar-Idah melalui program ini yaitu semakin banyak anak-anak Gorontalo yang bisa berkuliah ke luar negeri.
Strateginya akan dilakukan melalui dua pendekatan yakni lewat program yang ada di kementerian dan menyisihkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
"Dua pendekatan yang saya dan ibu Idah coba lakukan yakni lewat program di Kementerian Keuangan atau menyisihkannya dari APBD sehingga anak-anak kita punya kesempatan kuliah di luar negeri. Saya berharap diaspora pendidikan di luar negeri itu ada juga dari Gorontalo," jelas Gusnar.
Program unggulan kedua adalah agromaritim yang meliputi bidang pertanian, peternakan, dan perikanan. Melalui program ini, Gusnar-Idah akan berupaya mewujudkan hilirisasi di sektor pertanian dan peternakan.
"Saya menginginkan kita punya industri pengolahan jagung. Jadi kita tidak mengekspor jagung lagi, tapi diolah. Demikian pula peternakan, sapi tidak akan dijual hidup, tapi kita potong dan olah lalu dagingnya dijual," ujar Gusnar.
Baca juga: Fenomena hujan "jelly" di Gorontalo, benarkah?
Sementara untuk sektor perikanan, program yang akan dijalankan adalah taksi nelayan. Konsep program ini yakni pemerintah akan mengoperasikan dan mengelola kapal penangkap ikan yang dapat digunakan oleh kelompok nelayan secara bergantian.
"Kapal, BBM, dan es akan kita siapkan. Kemudian satu kelompok nelayan menggunakannya untuk melaut, setelah kembali akan bergantian dengan kelompok lain sehingga semua bisa merasakannya. Tapi operasional kapal dipegang oleh pemerintah," lanjut Gusnar.
Berikutnya ada program unggulan di sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM). Gusnar-Idah akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah berbasis UMKM. Salah satu lokus nya adalah pemanfaatan teknologi digital dalam mempromosikan dan memasarkan produk UMKM.
Baca juga: ORI Gorontalo soroti fasilitas pelayanan publik pejalan kaki
Selain UMKM, sektor pariwisata juga terus dikembangkan untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi. Pengembangan sektor pariwisata ini menjadi program unggulan pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur.
Program unggulan kelima yakni sektor infrastruktur. Gubernur Gusnar mengutarakan bahwa pencapaian kemajuan dan kesejahteraan perlu didukung oleh sarana prasarana infrastruktur yang bagus dan memadai.
"Oleh karena itu apa yang telah dibangun pak Rusli, pak Fadel, termasuk penjabat-penjabat gubernur sebelumnya akan kita lanjutkan," kata dia.
Pewarta: Adiwinata Solihin
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2025