Gus Salam: Pandji Pragiwaksono tak layak dilaporkan ke polisi

11 hours ago 5

Jakarta (ANTARA) - Pengasuh Pondok Pesantren Denanyar Jombang Abdussalam Shohib memandang komika Pandji Pragiwaksono tidak layak dilaporkan ke polisi atas ucapannya dalam pertunjukan komedi bertajuk "Mens Rea."

"Tidak selayaknya komika Pandji Pragiwaksono dilaporkan pidana atas ungkapan verbal yang berangkat dari pikiran jujur berdasar keyakinan, dan sejalan dengan pikiran jujur banyak kalangan, termasuk nahdliyin," ujar pria yang biasa dipanggil Gus Salam itu dalam keterangannya pada Jumat (9/1).

Dia menilai materi yang dibawakan Pandji mewakili pikiran kritis banyak kalangan, bukan fitnah terhadap praktik bernegara.

Pelapor sang komika ke polisi, kata Gus Salam, lebih memilih sikap tersinggung dan mengedepankan prasangka ketimbang mendalami fakta yang ada.

"Itu tindakan emosional yang jauh dari karakter mandiri untuk bisa memahami dan bersikap secara elegan," katanya.

Gus Salam menambahkan bahwa apa yang dilakukan Pandji tidak lebih dari mengungkap keganjilan dalam praktik berdemokrasi, berpolitik, dan bernegara di Indonesia.

Sebelumnya, Pandji dilaporkan oleh pihak yang mengatasnamakan Angkatan Muda Nahdlatul Ulama dan Aliansi Muda Muhammadiyah ke Polda Metro Jaya terkait dugaan pencemaran nama baik organisasi Islam.

Namun, baik Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) maupun Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyatakan para pelapor bukan bagian dari mereka dan laporan itu bukan sikap resmi kedua organisasi Islam tersebut.

Terkait laporan itu, Polda Metro Jaya pada Jumat mengumumkan telah menerima sejumlah barang bukti, termasuk sebuah diska lepas berisi materi yang dibawakan Pandji dalam pertunjukannya.

Baca juga: Menkum akan cek isu pelaporan Pandji Pragiwaksono ke polisi
Baca juga: Anggota DPR sebut Pandji Pragiwaksono tak perlu dilaporkan ke polisi

Pewarta: Rio Feisal
Editor: Anton Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |