Medan (ANTARA) - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution mengajak masyarakat untuk mendukung Sumut menjadi tuan rumah pelaksanaan Piala AFF U-19 tahun ini.
"Di bulan Juni tanggal 1 sampai 14 tahun 2026. Ayo kita dukung pelaksanaannya," kata Bobby saat menghadiri buka puasa bersama Wartawan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di Kantor Gubernur Sumut, Selasa.
Gubernur mengatakan, penunjukan ini berdasarkan surat resmi PSSI bernomor 1057/UDN/623/III-2026 yang ditujukan kepada pihaknya.
Menurutnya, pemain sepakbola usia muda tingkat Asia Tenggara akan bertanding di Stadion Utama Sumatera Utara, Kabupaten Deli Serdang.
Stadion Utama Sumatera Utara ini pernah digunakan tempat pertandingan empat negara, yakni Indonesia, Mali, Uzbekistan dan Tajikistan dalam Piala Kemerdekaan 2025 pada 12-18 Agustus tahun lalu.
"Banyak pemain nanti pemain-pemain AFF (ASEAN Football Federation) yang diikuti 11 negara akan datang, dan kita menjadi tuan rumah yang baik," tutur Bobby.
Pihaknya juga berharap penyelenggaraan internasional sepakbola di Stadion Utama Sumatera Utara dapat menjadi ajang lebih tinggi lagi akan dilaksanakan di Sumut.
"Mudah-mudahan ini bisa menjadi penyelenggaraan internasional sepakbola kedua, dan menyusul terus ke tingkat sepakbola paling tinggi internasional," papar Bobby.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyebut, penyebaran ajang internasional ke berbagai daerah di Tanah Air merupakan komitmen federasi.
Langkah ini, lanjut dia, sekaligus memberikan kesempatan kepada daerah untuk ikut merasakan atmosfer kompetisi sepak bola internasional di Tanah Air.
"Sepak bola adalah milik seluruh masyarakat Indonesia. Kami ingin memberikan kesempatan bagi berbagai daerah menjadi bagian penyelenggaraan ajang internasional. Sumatera Utara menunjukkan kesiapan, dan dukungan yang baik," ucap Erick di Jakarta, Jumat (13/3)
Baca juga: Sumatera Utara tuan rumah ASEAN U-19 2026
Pewarta: Muhammad Said
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































