Googlebook berbasis Android akan diperkenalkan pada 5 Oktober 2026

5 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Google akan memperkenalkan lini laptop berbasis Android, Googlebook, lewat gelaran acara bertajuk "Opening Night" di New York, Amerika Serikat, pada 5 Oktober 2026.

Dilansir dari laporan Engadget pada Selasa (15/9) waktu setempat, dalam acara tersebut, Google akan menampilkan perangkat Googlebook melalui berbagai sesi interaktif sekaligus memperkenalkan laptop pertamanya yang dirancang untuk menjalankan fitur kecerdasan artifisial (AI) Gemini Intelligence.

Periode pemesanan Googlebook akan dibuka sebelum pelaksanaan acara "Opening Night" yakni pada 21 September 2026. Perangkat tersebut diperkirakan mulai dikirimkan kepada pelanggan tak lama setelah acara digelar, sehingga Google dapat memasarkan laptop itu sebelum periode belanja akhir tahun.

Baca juga: Googlebook berbasis Android mulai bisa dipesan 21 September 2026

Googlebook menjalankan versi ChromeOS berbasis Android yang memungkinkan laptop lebih terintegrasi dengan perangkat Android, sehingga pengguna bisa menikmati berbagai fitur lintas ponsel dan laptop dengan mudah.

Sejumlah mitra Google, yakni Acer, ASUS, Dell, HP, dan Lenovo, akan memproduksi perangkat Googlebook. Laptop tersebut juga memiliki ciri khas berupa glowbar pada bagian penutupnya.

Dari sisi fitur AI, Googlebook dibekali Magic Pointer. Fitur ini dapat memberikan saran tindakan berdasarkan objek yang ditunjuk kursor di layar. Magic Pointer tidak aktif sepanjang waktu dan pengguna perlu menggerakkan kursor terlebih dahulu untuk mengaktifkannya.

Googlebook juga akan membawa fitur dari Android 17 yang memungkinkan pengguna membuat widget khusus sesuai kebutuhan.

Baca juga: Bocoran spesifikasi perkuat citra premium laptop Lenovo GoogleBook 15

Baca juga: Google kenalkan Googlebook, laptop cerdas berbekal Gemini Intelligence

Penerjemah: Farhan Arda Nugraha
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |