Kendari (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kendari menyebut aktivitas sesar aktif menyebabkan terjadinya gempa bumi dengan magnitudo 3.2 di Kabupaten Kolaka dan Kolaka Timur, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), dengan magnitudo 2,7.
Staf operasional BMKG Stasiun Geofisika Kendari Ermita Sari saat dihubungi di Kendari, Minggu, mengatakan gempa bumi tersebut terjadi sekitar pukul 08.36 Wita yang terletak pada koordinat 3,92 derajat Lintang Selatan (LS) dan 121,57 derajat Bujur Timur (BT), atau tepatnya 15 kilometer utara Kolaka.
Sedangkan di Kolaka Timur terjadi sekitar pukul 03.42 Wita yang terletak pada koordinat 4,07 derajat LS dan 121,79 derajat BT atau 17 kilometer barat daya Kolaka Timur.
"Gempanya memang ada, tapi tidak dirasakan oleh masyarakat. Dan hingga saat ini belum ada masyarakat yang melapor," kata Ermita.
Baca juga: BMKG: Gempa dangkal guncang Kabupaten Muna Sultra Rabu
Ermita menyebutkan jenis dan mekanisme tersebut merupakan gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar. Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter yang terjadi di wilayah Utara Kolaka dan barat daya Kolaka Timur.
Dia menyampaikan hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.
"Kami tidak menerima laporan yang masuk sejauh ini, karena tidak ada masyarakat yang melapor merasakan gempa bumi tersebut," ujarnya.
Ermita mengungkapkan pihaknya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Baca juga: BMKG catat tiga gempa susulan di Kolaka Sultra yang pusatnya di darat
Pewarta: La Ode Muh. Deden Saputra/Andika
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2025
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































