Mexico City (ANTARA) - Empat orang, termasuk tiga anak, meninggal dunia akibat gempa bumi dahsyat di departemen Valle del Cauca di barat daya Kolombia, kata Gubernur Dilian Francisca Toro pada Senin.
"Tiga anak di Calima Darien, satu orang di Zarzal, dan banyak yang terluka di Zarzal. Dan sekarang saya berada di rumah sakit universitas. Ada reruntuhan," kata Toro kepada penyiar Caracol.
Lima pasien terjebak di bawah reruntuhan rumah sakit universitas, kata Toro, menambahkan bahwa personel militer dan petugas pemadam kebakaran dikirim ke lokasi untuk mengevakuasi mereka.
Sementara itu di Kota Pereira, sedikitnya 18 korban dilaporkan tewas akibat gempa bumi, menurut Wali Kota Mauricio Salazar kepada Radio Caracol.
Gempa tersebut juga menyebabkan dua korban tewas di Kota Manizales, Kolombia barat.
"Saat ini, dua orang telah meninggal dunia," kata Wali Kota Jorge Rojas kepada Bluradio.
Lebih dari 10 bangunan hancur total, dan lebih dari 20 bangunan tempat tinggal hancur sebagian di Kota Manizales.
Dua rumah sakit rusak, begitu pun beberapa sekolah dan gereja.
Sebelumnya, Pusat Seismologi Eropa-Mediterania mengatakan gempa bumi bermagnitudo 6,8 melanda Kolombia.
Para seismolog Eropa kemudian menaikkan magnitudo gempa menjadi 7,4, sementara para ahli AS memberikan penilaian serupa.
Sumber: RIA Novosti/Sputnik
Baca juga: Gempa bumi di Kolombia runtuhkan 19 bangunan di Kota Cali
Baca juga: Gempa magnitudo 6,1 guncang Venezuela dan Kolombia
Baca juga: Presiden Abelardo tangani langsung gempa Kolombia
Penerjemah: Yashinta Difa
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































