Jakarta (ANTARA) - Gelandang Crystal Palace, Cheick Doucoure, memainkan pertandingan pertamanya setelah absen selama 14 bulan akibat cedera lutut, demikian dikutip dari The Athletic.
Doucoure membela tim Crystal Palace U21 pada Jumat. Itu merupakan penampilan pertamanya dalam lebih dari setahun sejak mengalami cedera lutut.
Ia menjadi pemain inti dan bermain sepanjang babak pertama sebelum ditarik keluar pada jeda pertandingan sesuai rencana. Doucoure sendiri terlihat tidak mengalami masalah berarti setelah bermain.
Pemain berusia 26 tahun itu mengalami robekan meniskus pada Januari 2025, setelah sebelumnya hanya tampil 13 kali sejak pulih dari cedera tendon Achilles saat timnya kalah 1-2 dari Luton Town pada November 2023.
Perjalanan pemulihan Doucoure terhitung panjang. Ia merupakan pemain terbaik Crystal Palace pada musim 2022–2023.
Baca juga: Crystal Palace kontrak Cheick Doucoure
Musim itu merupakan musim debutnya setelah didatangkan dari RC Lens pada musim panas tersebut dengan nilai transfer yang bisa mencapai 26 juta pound sterling termasuk bonus.
Cedera meniskus yang dialaminya terjadi setelah ia mencatatkan dua kali penampilan sebagai pemain inti secara beruntun menyusul periode panjang absen dari lapangan.
Gelandang yang bermain dalam laga tim U21 melawan Blackburn Rovers pada Jumat itu tidak terdaftar dalam skuad Crystal Palace untuk UEFA Europa Conference League. Namun ia berpeluang kembali bermain pada sisa musim di Liga Inggris.
Crystal Palace akan menjalani jeda tiga minggu tanpa pertandingan pada akhir Maret karena adanya jeda internasional serta tidak lagi berkompetisi di Piala FA. Dengan demikian Doucoure berpeluang kembali tampil saat Palace menjamu Newcastle United pada 11 April.
Doucoure sendiri meneken perpanjangan kontrak pada Februari tahun lalu, yang memperpanjang masa baktinya bersama Crystal Palace hingga 2029.
Baca juga: Liverpool dikabarkan tertarik dengan gelandang Crystal Palace Doucoure
Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































