Gagal melaju ke final Piala AFF, Gavin Lee: sepak bola itu kejam

3 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Pelatih Timnas Singapura Gavin Lee menyebut sepak bola itu kejam setelah tim asuhannya gagal melaju ke final Piala AFF 2026 meski mampu mengalahkan Thailand pada leg kedua semifinal.

"Tapi, kamu tahu, sepak bola itu kejam. Saya secara keseluruhan dalam dua pertandingan tersebut, mungkin performa kami sedikit kurang maksimal," ujar Gavin, dikutip dari laman resmi ASEAN United FC, Rabu.

Pada pertandingan leg kedua semifinal Piala AFF, Singapura dapat menciptakan kejutan dengan mengalahkan Thailand 2-1 di Stadion Rajamangala, Bangkok, Selasa malam waktu setempat.

Meski mengemas kemenangan, Singapura masih kalah agregat dari Thailand 3-4 karena pada leg pertama menelan kekalahan 1-3 di Stadion Jalan Besar, Singapura, Sabtu lalu.

Baca juga: Singapura usung misi bangkit ketika bertandang ke markas Thailand

Gavin melanjutkan dirinya memiliki keyakinan bisa membawa pertandingan itu ke waktu tambahan, akan tetapi hal tersebut gagal Singapura wujudkan.

Pelatih berkebangsaan Singapura itu menjelaskan anak-anak asuhannya menunjukkan daya juang luar biasa dan banyak aspek positif yang bisa mereka ambil dari pertandingan tersebut.

"Saya pikir kami tampil sangat baik, namun itu belum cukup; harus diakui, Thailand bermain sangat bagus sepanjang dua pertandingan tersebut. Saya yakin kami bisa tampil lebih baik lagi di kesempatan berikutnya," jelas Gavin.

Gavin menilai Singapura menunjukkan mentalitas bertanding mereka sangat baik dengan cara menunjukkan penampilan dominan meski harus bermain di hadapan suporter lawan, bahkan mengungguli Thailand dua kali.

"Saya sangat bangga dengan seluruh anggota tim. Kami telah mengerahkan kemampuan 100 persen, namun hasil akhirnya belum memihak kami," pungkasnya.

Baca juga: Thailand melaju final Piala AFF 2026 meski takluk 1-2 dari Singapura

Baca juga: Lolos ke Piala Asia bukan untuk saya, tapi untuk rakyat Singapura

Pewarta: Aldi Sultan
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |