Trenggalek kembangkan budidaya bawang putih dukung swasembada pangan

3 hours ago 5

Trenggalek, Jawa Timur (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Trenggalek bersama Polres Trenggalek mengembangkan budidaya bawang putih di wilayah dataran tinggi sebagai bagian dari upaya mendukung swasembada nasional dan mengurangi ketergantungan Indonesia terhadap impor komoditas tersebut.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin bersama Kapolres Trenggalek AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya, Rabu, melakukan penanaman bawang putih di Desa Karanganyar, Kecamatan Pule, Trenggalek, Jawa Timur,

Bupati Nur Arifin mengatakan, penanaman tersebut merupakan inisiasi Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang dilaksanakan serentak di 17 provinsi, termasuk di Trenggalek.

“Ini inisiasi dari Bapak Kapolri dan yang di daerah dikerjakan oleh Bapak Kapolres. Kita sama-sama tahu bahwa ketergantungan kita terhadap impor khususnya bawang putih itu masih sangat tinggi,” kata Arifin.

Menurut dia, Trenggalek memiliki potensi untuk mengembangkan bawang putih karena sejumlah wilayah berada pada ketinggian sekitar 700 hingga 1.000 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Namun, budidaya bawang putih masih menjadi tantangan karena komoditas tersebut belum banyak dibudidayakan petani di Trenggalek.

“Maka kami menyambut baik hal ini, meskipun tentu ini menjadi tantangan tersendiri. Karena masyarakat kita khususnya di Trenggalek belum terbiasa untuk menanam bawang putih. Tetapi dengan kita memiliki daerah-daerah di ketinggian sekitar 700 sampai 1.000 MDPL kita punya potensi,” ujarnya.

Pada tahap awal, pemerintah menyiapkan 150 kilogram bibit bawang putih varietas Lumbu Hijau untuk ditanam pada lahan seluas 0,2 hektare di Desa Karanganyar. Sebanyak delapan petani yang tergabung dalam beberapa kelompok tani dilibatkan dalam penanaman tersebut.

Arifin mengatakan hasil penanaman akan dievaluasi sekitar tiga bulan mendatang. Jika berhasil dipanen, pengembangan budidaya bawang putih akan diperluas.

“Dan harus panen, sehingga betul-betul untuk swasembada pangan untuk mengurangi impor, khususnya di sisi bawang putih itu bisa terlaksana,” katanya.

Ia berharap peningkatan produksi bawang putih dalam negeri dapat mengurangi ketergantungan terhadap pasokan impor sekaligus membantu menjaga kestabilan harga dan mengendalikan inflasi komoditas tersebut.

Baca juga: Dukung swasembada, Polri tanam bawang putih serentak di 14 Polda

Baca juga: Polda Sumut siapkan 6,16 hektare sebagai upaya swasembada bawang putih

Kapolres Trenggalek AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya mengatakan penanaman bawang putih tersebut merupakan bagian dari program yang dilaksanakan secara serentak di 17 provinsi.

Di Jawa Timur, program tersebut dilaksanakan di empat kabupaten, yakni Malang, Pasuruan, Magetan, dan Trenggalek.

“Alhamdulillah hari ini kita melakukan penanaman bawang putih di 17 provinsi. Pusatnya ada di Desa Sembalun, Lombok Timur. Kebetulan di Jawa Timur ditunjuk empat kabupaten, Kabupaten Malang, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Magetan dan juga Kabupaten Trenggalek,” ujarnya.

Di Trenggalek, penanaman tahap awal dilakukan pada lahan seluas 0,20 hektare. Jika hasil panen dalam tiga bulan mendatang menunjukkan hasil yang baik, pengembangan ditargetkan mencapai 1,5 hektare.

“Untuk ketinggiannya sudah tepat dan untuk bibitnya juga ada. Sambil kita lihat hasil tiga bulan ke depan. Sementara itu harapan kita sama dengan yang disampaikan oleh Pak Bupati, kita bisa swasembada bawang putih karena ini salah satu komoditas yang tergantung dengan impor,” katanya.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Trenggalek Imam Rohadi mengatakan wilayah dataran tinggi di daerah tersebut memiliki potensi untuk pengembangan bawang putih, terutama Kecamatan Pule dan Bendungan.

“Jadi di daerah Pule dan nanti sampai dengan Puyung. Kemudian Kecamatan Bendungan di daerah Boto Putih itu juga punya potensi yang luar biasa untuk penanaman bawang putih,” katanya.

Baca juga: Polres Sumedang targetkan produksi bawang putih 7 ton untuk swasembada

Baca juga: Zulhas sebut 17 provinsi mulai menanam bawang putih untuk swasembada

Baca juga: Komisi IV DPR apresiasi upaya swasembada bawang putih nasional

Pewarta: Destyan H. Sujarwoko
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |