Jakarta (ANTARA) - Forum Zakat (FOZ) mendorong Pemerintah Indonesia segera mengambil langkah diplomasi darurat dan tegas, menyusul penahanan sembilan aktivis kemanusiaan Indonesia dalam misi Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 yang dihadang pasukan Israel di perairan internasional.
Ketua Umum FOZ Wildhan Dewayana menyatakan tindakan pencegatan terhadap armada kemanusiaan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional sekaligus ancaman terhadap keselamatan relawan kemanusiaan dunia.
“Kami meminta Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri segera mengambil langkah diplomasi darurat, tegas, dan progresif di berbagai forum internasional, guna memastikan keselamatan dan pembebasan para aktivis kemanusiaan Indonesia,” ujar Wildhan di Jakarta, Rabu.
FOZ menyebut armada Global Sumud Flotilla 2.0 terdiri atas 50 kapal kemanusiaan yang membawa 337 aktivis dan jurnalis dari berbagai negara, termasuk sembilan relawan asal Indonesia yang mewakili lembaga amil zakat dan jurnalis kemanusiaan.
Berdasarkan informasi yang diterimanya per 19 Mei 2026, sebanyak 40 kapal dilaporkan dicegat dan dibajak secara paksa oleh pasukan Israel di perairan internasional. Sejumlah aktivis disebut telah ditahan, termasuk sembilan warga negara Indonesia.
Wildhan menilai penyitaan bantuan medis, pangan, dan logistik dalam armada tersebut merupakan bentuk perampasan hak hidup rakyat Palestina sekaligus pengabaian terhadap solidaritas kemanusiaan masyarakat internasional.
“Tindakan represif ini bukan hanya penahanan logistik biasa, melainkan perampasan amanah bantuan rakyat Indonesia bagi rakyat Palestina,” kata dia.
Ia menegaskan tindakan militer Israel bertentangan dengan Pasal 59 Konvensi Jenewa IV Tahun 1949 serta Protokol Tambahan I Pasal 70 dan 71 yang mengatur perlindungan terhadap pekerja kemanusiaan dan akses bantuan tanpa hambatan.
FOZ juga meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan komunitas internasional mengambil langkah nyata untuk menjamin terbukanya koridor kemanusiaan laut dan darat menuju Gaza.
FOZ turut mengajak masyarakat Indonesia untuk terus mengawal isu kemanusiaan Palestina serta memperkuat solidaritas melalui dukungan publik dan media sosial.
“Kami menyerukan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk tidak lelah mengawal aksi kemanusiaan dan mendukung penuh perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina,” ujar dia.
Baca juga: RI koordinasi dengan negara sahabat usai Israel serang flotilla Gaza
Baca juga: Kemlu konfirmasi seluruh WNI peserta flotilla Gaza diculik Israel
Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Rini Utami
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































