9 Januari 2026 | Redaksi Rakyat News | 65 views
LAMPUNG TIMUR – Segenap pengurus dan anggota forum rembuk Desa Penyangga TNWK Lampung Timur menggelar acara Istighosah atau doa bersama untuk almarhum Darusman kepala Desa Braja Asri Kecamatan Way Jepara yang wafat pada saat menghalau Gajah pada Rabu 31 Desember 2025 lalu.
Kegiatan yang dilaksanakan di Ponpes Darul Fattah Way Bungur pada Kamis 8 Januari 2026 tersebut diikuti oleh para pengurus FRDP TNWK Lamtim, para perwakilan FRDP TNWK Desa Dan Kecamatan Penyangga serta para Santri Ponpes Darul Fattah Way Bungur.
KH.M.Muslih yang menjadi Imam Pasa kegiatan istighosah tersebut mengajak semua pihak untuk terus meningkatkan kesabaran hati dan Jiwa pada setiap Musibah dan cobaan yang menerpa. Karena sesungguhnya tidak ada satupun jejadian di dunia ini kecuali atas kuasa dan kehendak dari allah SWT.
Pengasuh Ponpes Darul Fattah Tersebut Mendoakan Semoga Bapak Darusman Tergolong dalam Mati Syahid ( Kematian Yang Mulia disisi Alloh SWT) hal ini di dasarkan Bahwa Pada saat Wafat Pak Darusman sedang Melaksanakan Tugas Pengbadian Seorang kepala Desa Kepada masyarakat nya untuk mempertahankan rezeki dan Perjuavan Nafkah Keluarga.
Disisi lain Ketua FRDP TNWK Way Kambas Prayit Menyampaikan Bahwa Kegiatan Istighosah ini dilaksanakan dalam rangka wujud bela sungkawa seluruh Kepala desa dan Masyarakat Desa Penyangga TNWK atas Musibah Ini, Kami semua merasa sangat berduka dan Kehilangan sosok yang selalu peduli terhadap Konflik Gajah dan Masyarakat selama ini. Dalam rangka wujud Duka Cita ini maka malam ini kami semua mengadakan doa Bersama yg bertujuan untuk mendoakan almarhum semoga Ditempatkan disisi yg mulia disisi Alloh SWT Tuhan YME.
Selain doa Bersama Forum rembuk Desa Penyangga TNWK Tersebut juga Menyampaikan tali Asih Kepada keluarga Al marhum Kades Braja Asri yang diterima oleh adik Kandung Beliau Yakni Pak Ruchyat mewakili keluarga Besar. Para Kepala desa Yang mewakili Kecamatan Penyangga TNWK Yakni Way Bungur, Purbolinggo, Labuhan Ratu, Sukadana, Way Jepara dan Braja Selebah secara bergantian menyampaikan ucapan Duka dan Menyampaikan Tali Asih. Mudah mudahan Keluarga al Marhum kuat dan Kami siap meneruskan Cita Cita almarhum dalam menghilangkan konflik yg sdh menahun ini Ucap Widodo yang juga ketua Forum Kepala Desa SeKecamatan way Bungur.
Sementara itu menurut sekretaris FRDP TNWK Menyampaikan bahwa setelah Dilaksanakan nya Istighosah Ini FRDP juga melaksanakan Rapat Koordinasi yang di Ikuti Oleh seluruh Perwakilan Kecamatan Penyangga TNWK dengan salah satu Hasilnnya adalah bahwa FRDP TNWK Lampung Timur tidak akan Menggelar Demonstrasi tetepi Audiensi. hal ini kau sepakati dan kami anggap sebagai Langkah yg lebih Shoff agar Tujuan Dapat Tercapai dengan tetep menciptakan suasana yg Sejuk dan Tenang.
Dirinya Akan Meminta waktu kepada Ibu Bupati Lamtim, Ibu Ketua DPRD lamtim, Kapolres dan Dandim untuk berkenan menerima Audiensi. “Karena Dengan berdialog dan Berdiskusi Dirinya Berharap Peristiwa Wafatnya Pak Darusman. Ini menjadi peristiwa terakhir pada Sejarah Konflik Gajah dan Masyarakat di Lampung Timur,” tutup Sayuti. (red)

2 weeks ago
48
















































