Fede Valverde dan Tchouameni kembali baku hantam

19 hours ago 5

Jakarta (ANTARA) - Ruang ganti Real Madrid kembali diterpa isu panas setelah Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni kembali baku hantam saat latihan di Valdebebas yang membuat Valverde menjalani perawatan di rumah sakit.

Laporan Marca pada Kamis menyebut ketegangan antara kedua pemain sudah terlihat sejak awal latihan berlangsung setelah Valverde menolak berjabat tangan dengan Tchouameni.

Keduanya beberapa kali terlibat duel keras sepanjang sesi sebelum pertengkaran berlanjut setelah latihan usai.

Konflik memuncak di ruang ganti ketika Valverde dan Tchouameni berkelahi hingga harus dilerai sejumlah anggota tim dan staf klub.

Valverde mengalami memar cukup parah dan harus mendapatkan penanganan medis di rumah sakit, namun cedera itu tidak sengaja, bukan akibat dipukul Tchouameni.

Laporan yang sama juga mengungkap Valverde beberapa kali melakukan tekel keras selama latihan sehingga Tchouameni kehilangan kesabaran hingga pertikaian sulit dikendalikan.

Baca juga: Valverde dilaporkan berkelahi dengan rekannya Tchouameni

Manajemen Real Madrid lalu bergerak cepat sampai-sampai Direktur umum klub Jose Angel Sanchez langsung menggelar rapat darurat bersama seluruh skuad utama beberapa menit setelah insiden terjadi.

Rapat berlangsung tertutup di kompleks latihan Valdebebas di mana seluruh pemain diminta tetap berada di lokasi hingga pertemuan selesai guna meredam ketegangan di dalam tim.

Madrid mulai membuka proses disiplin terhadap kedua pemain untuk memastikan konflik tidak semakin mengganggu stabilitas ruang ganti di tengah fase krusial akhir musim.

Ketegangan internal Madrid meningkat dalam beberapa pekan terakhir akibat hasil tim yang tidak memuaskan.

Beberapa sumber internal bahkan menyebut insiden Valverde dan Tchouameni sebagai salah satu konflik paling serius yang terjadi di Valdebebas dalam beberapa tahun terakhir.

Baca juga: Javier Zanetti: peluang Inter Milan untuk rekrut Nico Paz sangat kecil

Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |