Kota Bandung (ANTARA) - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan duka cita atas wafatnya seorang siswa SMAN 5 Bandung, Muhammad Fahdly Arjasubrata yang diduga mengalami pengeroyokan oleh sekelompok pelajar di Jalan Cihampelas, Kota Bandung pada Jumat (13/3) malam.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Bandung, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” kata Farhan di Bandung, Sabtu,
Farhan berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut.
Almarhum diketahui merupakan siswa kelas XI di SMAN 5 Bandung. Jenazah rencananya dimakamkan pada Minggu, 15 Maret 2026 di TPU Sirnaraga, Kota Bandung.
Pemerintah Kota Bandung turut mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan keikhlasan.
Sebelumnya, Kapolsek Coblong Kompol Riki Erickson membenarkan seorang pelajar SMAN 5 Bandung meninggal dunia setelah diduga terlibat tawuran dengan pelajar SMAN 2 Bandung di kawasan Jalan Cihampelas, Kota Bandung.
“Dugaan sementara (aksi pengeroyokan) anak SMAN 5 Bandung dengan SMAN 2 Bandung,” kata Riki.
Ia menyebut akibat kejadian tersebut satu orang pelajar dari SMAN 5 Bandung meninggal dunia. Peristiwa itu terjadi pada Jumat (13/3) malam hingga Sabtu (14/3) dini hari.
“Iya meninggal dunia anak SMAN 5 Bandung,” ujarnya.
Baca juga: Dedi Mulyadi: Tawuran di luar sekolah jadi tanggung jawab orang tua
Baca juga: Polda Metro Jaya ungkap penyebab tawuran di Jakarta
Baca juga: Jakbar tingkatkan pengawasan pelajar lewat "SAPA Sekolah"
Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































