Jakarta (ANTARA) - Duta Besar Swedia untuk Indonesia Daniel Blockert menilai demokrasi di Indonesia semakin berkembang dan kuat pada 81 tahun usia kemerdekaan negeri ini pada Senin, 17 Agustus 2026.
“Perjalanan menuju kemerdekaan dan demokrasi di Indonesia, meski amat menantang, tetapi juga sangat berhasil,” katanya saat ditemui ANTARA seusai menyaksikan pidato kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat.
Dubes Blockert pun menilai hubungan Indonesia dan Swedia selama ini berjalan sangat baik, terlebih dengan penguatan kerja sama antarnegara yang menjadi salah satu prioritas kepemimpinan Presiden Prabowo.
Di samping hubungan bilateral yang sudah terjalin kuat selama ini, dia menilai bahwa hubungan Indonesia dengan Uni Eropa juga akan semakin kuat dan meluas di berbagai sektor.
“Saya menilai hubungan kita akan berkembang semakin baik. Kami pun yakin penguatan hubungan akan menjadi prioritas presiden RI,” kata dia.
Berkaitan dengan hubungan bilateral yang semakin kuat itu, Dubes Swedia ini mengatakan Putri Mahkota Swedia, Victoria, akan melakukan kunjungan tingkat tinggi ke Indonesia pada September 2026 dalam rangka penguatan hubungan bilateral.
Sementara itu terkait pernyataan tahunan Presiden RI, Blockert mengatakan pidato yang disampaikan di hadapan Sidang Bersama DPR-DPD RI tersebut amat menyeluruh serta secara rinci menjabarkan keberhasilan program-program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan baik.
Dia pun menyambut tekad Presiden Prabowo menggunakan sisa masa jabatnya untuk menyelesaikan program pemerintah selama ini hingga sempurna.
Dubes Blockert juga menilai langkah Prabowo mengakui kekurangan yang masih terjadi dalam program pemerintah pada pidato kenegaraannya patut dihormati.
Blockert kemudian menyampaikan selamat kepada rakyat Indonesia yang akan merayakan 81 tahun kemerdekaannya, sembari berharap agar Indonesia dapat semakin berkembang.
“Saya mengucapkan selamat atas hari kemerdekaan Indonesia dan mengharapkan agar Indonesia mencatatkan berbagai kemajuan yang besar pada tahun-tahun ke depan,” kata Dubes Blockert.
Adapun dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI 2026, Jumat, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan laporan kinerja lembaga-lembaga negara dan pidato kenegaraan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI 2026.
Usai Sidang Tahunan dan Sidang Bersama, agenda DPR dilanjutkan dengan Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 pada pukul 14.30 WIB. Ketua DPR RI Puan Maharani memimpin rapat tersebut.
Baca juga: Kedubes Swedia kunjungi pabrik TVS yang ada di Indonesia
Baca juga: Indonesia ajak Swedia turunkan emisi GRK lewat ekonomi karbon
Pewarta: Nabil Ihsan
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































