Jakarta (ANTARA) - Duta Besar Federasi Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov menilai kerja sama antarmasyarakat Indonesia dan Rusia berpotensi diperkuat melalui pendidikan Islam dan dialog antarumat Muslim kedua negara.
“Ada banyak universitas Islam di Indonesia serta sejumlah sekolah menengah dan perguruan tinggi serupa di Rusia. Kita bisa menjajaki program pertukaran dalam bidang ini,” kata Tolchenov usai menghadiri acara iftar Kedutaan Besar Rusia bersama Majelis Spiritual Muslim Rusia di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu.
Ia mencontohkan Arip Sultanmagomedov, perwakilan resmi Majelis Spiritual Muslim Rusia di Indonesia, yang baru menyelesaikan studi di salah satu universitas Islam di Malang, Jawa Timur.
Menurut Tolchenov, Arip merupakan contoh pemuka agama Islam asal Rusia yang memperdalam pengetahuan keislaman di Indonesia.
Selain itu, ia mengaku mengenal sejumlah mahasiswa Rusia lainnya yang saat ini mempelajari Islam di berbagai pesantren dan sekolah Islam di Indonesia.
Hal tersebut, kata Tolchenov, menunjukkan bahwa kedua negara dapat saling belajar dalam pengembangan ilmu dan pemahaman keislaman.
Baca juga: Moskow selenggarakan "Rusia-Dunia Islam: Kazan Forum" pada Mei 2025
Ia pun optimistis semakin banyak mahasiswa Muslim Rusia akan memilih Indonesia sebagai tujuan studi keislaman di masa depan.
Tolchenov berharap antusiasme Muslim Rusia untuk belajar Islam di Indonesia dapat diimbangi dengan kehadiran akademisi Muslim Indonesia di Rusia.
“Kami ingin melihat lebih banyak Muslim Indonesia datang ke Rusia untuk menjelaskan tentang Islam di negara saya,” ujarnya.
Selain bidang pendidikan Islam, ia juga mendorong peningkatan dialog antara cendekiawan dan tokoh agama dari kedua negara.
Menurut Tolchenov, interaksi tersebut penting untuk memperkuat hubungan persahabatan sekaligus membangun pemahaman bersama.
Ia juga menyoroti keterlibatan aktif cendekiawan Muslim Indonesia Din Syamsuddin dalam Strategic Vision Group Russia–Islamic World.
Forum tersebut mempertemukan tokoh Muslim dan pejabat Rusia untuk membahas upaya memperkuat perdamaian serta kemakmuran bersama.
Tolchenov mengungkapkan bahwa pemerintah Rusia berencana kembali menggelar pertemuan forum tersebut pada Mei 2026 di Kazan.
Ia berharap perwakilan Muslim Indonesia dapat berpartisipasi aktif dalam pertemuan tersebut.
“Saya akan senang melihat lebih banyak cendekiawan Indonesia hadir dan menyampaikan pandangan mereka tentang bagaimana kita dapat memperkuat perdamaian serta kerja sama antara kedua negara dan dalam kerangka dunia Islam,” kata Tolchenov.
Baca juga: Dubes Tolchenov: Iftar jadi penyambung persahabatan Muslim RI-Rusia
Pewarta: Nabil Ihsan
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































