Moskow (ANTARA) - Iran mampu mengalahkan Israel, tetapi Iran akan perlu dukungan negara-negara Arab demi menghentikan serangan militer Amerika Serikat, kata Duta Besar Palestina untuk Rusia Abdel Hafiz Nofal.
"Iran mampu mengalahkan Israel," kata Dubes Nofal dalam konferensi pers grup media internasional Rossiya Segodnya dalam rangka Hari Quds Sedunia, Kamis.
Abdel Hafiz Nofal menuding rezim Zionis Israel berupaya mengubah tatanan di Timur Tengah melalui dukungan AS. Setelah meluluhlantakkan Jalur Gaza, Lebanon, dan Suriah, saat ini giliran Iran yang diserang, kata dia.
"Tujuan kita adalah untuk menghentikan serangan ini," ucap diplomat Palestina itu, menegaskan.
Ia pun mendesak adanya upaya bersama demi mencapai kesepakatan politik untuk mengakhiri konflik bersenjata ini.
"Kita perlu mencapai kesepakatan. Kita harus mendorong bagaimana negara-negara Arab, bersama Iran, dapat menghentikan serangan terhadap Iran," ucap Dubes Nofal.
"Masih ada banyak cara untuk mengembalikan situasi ini melalui jalur politik," kata dia, menambahkan.
Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran, termasuk Teheran, sehingga menimbulkan kerusakan infrastruktur dan korban jiwa. Iran lantas melakukan serangan balasan terhadap wilayah Israel dan pangkalan militer AS di seantero Timur Tengah.
AS dan Israel awalnya mengeklaim serangan tersebut diperlukan untuk menangkal ancaman dari program nuklir Iran, tetapi kemudian jelas bahwa mereka sebenarnya menginginkan pergantian kekuasaan di Iran.
Sumber: Sputnik
Baca juga: Perang Israel-Iran tambah derita rakyat Palestina
Baca juga: Semua perbatasan Palestina ditutup terkait serangan militer ke Iran
Baca juga: Iran dorong negara D8 dukung ekonomi Palestina, sanksi bagi penjajah
Penerjemah: Nabil Ihsan
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































