DPRD Jabar minta seleksi pengelola baru Bandung Zoo transparan

2 hours ago 2

Kota Bandung (ANTARA) - Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat Tedy Rusmawan meminta proses seleksi pengelola baru Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) dilakukan secara transparan dan profesional.

Menurut Tedy, tim seleksi harus diisi oleh pihak yang memiliki kapasitas dan kapabilitas dalam pengelolaan satwa, sehingga pengelola yang terpilih benar-benar kompeten.

“Harapannya tim seleksi kredibel, diisi oleh orang-orang yang memiliki kemampuan terkait pengelolaan satwa,” ujarnya di Bandung, Senin.

Ia juga mendesak agar nasib karyawan lama yang telah lama mengabdi di Bandung Zoo agar tetap diperhatikan dalam proses pengelolaan baru.

Menurutnya, para pekerja tersebut memiliki pengalaman yang sangat dibutuhkan dan tidak boleh diabaikan.

“Jangan sampai mereka yang sudah mengabdi justru tidak bisa kembali bekerja,” katanya.

Baca juga: DPRD Jabar: Penyelamatan satwa di Bandung Zoo jadi prioritas utama

Ia menilai pengelolaan kebun binatang membutuhkan kompetensi khusus dan tidak bisa dilakukan secara sembarangan.

“Sehingga nanti yang ditunjuk sebagai pengelola Bandung Zoo benar-benar profesional,” katanya.

Selain itu, ia menyampaikan keprihatinan atas kematian dua harimau Benggala bernama Huru dan Hara menjadi kehilangan besar bagi keberlanjutan kebun binatang.

Menurutnya, Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Barat bersama Pemerintah Kota Bandung harus memberikan jaminan kepada publik terkait keselamatan dan kesejahteraan satwa di masa mendatang.

“Karena ini sudah menjadi konsumsi publik, perlu dilakukan upaya-upaya ke depan agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” katanya.

Baca juga: Pemkot kontrak karyawan Bandung Zoo dengan skema tenaga ahli

Baca juga: BKSDA buka opsi pindahkan satwa Bandung Zoo ke lembaga konservasi

Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |