Dorong keseteraan gender, Taiwan gelar malam budaya di New York

2 hours ago 1

Jakarta (ANTARA) - Taiwan mendorong kesetaraan gender secara internasional melalui acara Taiwan Women’s Power Cultural Night di New York, yang merupakan bagian dari rangkaian Pekan Kesetaraan Gender Taiwan, yang menghadirkan pejabat, diplomat, dan komunitas global.

Wakil Pemimpin Taiwan, Hsiao Bi-khim, menyatakan sejak Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan (CEDAW) diterapkan sebagai hukum domestik pada 2012, Taiwan terus melakukan reformasi kebijakan dan hukum untuk memperkuat kesetaraan gender.

Menurut pernyataan pers yang diterima ANTARA dari kantor Ekonomi dan Perdagangan Taiwan (TETO) di Jakarta, Selasa, Hsiao Bi-khim juga menyoroti peluncuran Rencana Aksi Nasional Pencegahan Kekerasan Berbasis Gender pada 2025 sebagai bagian dari komitmen negara tersebut.

Direktur Kantor Perwakilan Taiwan di New York, Lee Chih-chiang, mengatakan Taiwan mencatat kemajuan signifikan dalam mempromosikan kesetaraan gender, dan berkomitmen bekerja sama dengan negara lain untuk mengurangi kesenjangan gender.

Baca juga: PBB ungkap 340 juta perempuan rawan miskin tanpa kesetaraan gender

Sekretaris Jenderal PBB António Guterres menyebut perempuan kini menikmati sekitar 64 persen perlindungan hak hukum dibanding laki-laki, pada peringatan Hari Perempuan Internasional tahun ini.

Menurut Indeks Norma Sosial Gender (SIGI) OECD 2025, Taiwan menempati peringkat keenam dunia dan pertama di Asia dalam hal kesetaraan gender.

Acara di Kantor Perwakilan Taiwan di New York dihadiri lebih dari 100 tamu, termasuk pejabat negara sahabat, perwakilan PBB, mitra internasional, dan organisasi non-pemerintah.

Selain pidato dan diskusi, acara menampilkan pertunjukan musik jazz dari musisi Taiwan dan pameran Taiwan Women’s Power Exhibition dengan simbol anggrek, mewakili kekuatan dan keberagaman perempuan Taiwan.

Rangkaian Taiwan Gender Equality Week itu digelar bersamaan dengan sidang tahunan Komisi Status Perempuan PBB (CSW) di New York.

Tahun ini, organisasi masyarakat sipil Taiwan dan pemerintah daerah menggelar lebih dari 30 forum paralel untuk mempromosikan isu kesetaraan gender di tingkat internasional.

Baca juga: PBB: butuh 360 miliar dolar AS/tahun untuk kesetaraan gender pada 2030

Pewarta: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |