Dishub Jatim kaji kapal cepat hydrofoil untuk rute kepulauan

1 day ago 5

Surabaya (ANTARA) - Dinas Perhubungan Jawa Timur mengkaji pemanfaatan kapal cepat berbasis teknologi hydrofoil untuk memperkuat konektivitas transportasi laut antarpulau di wilayah setempat.

"Ini proposal teknologi yang luar biasa karena mampu mempercepat waktu perjalanan masyarakat," kata Kepala Dishub Jatim Nyono di Surabaya, Minggu.

Ia menjelaskan kapal cepat hydrofoil memiliki kecepatan sekitar 20 hingga 40 knot sehingga mampu memangkas waktu tempuh dibandingkan kapal konvensional yang saat ini digunakan.

Menurut Nyono, teknologi tersebut berpotensi mendukung pengembangan program Trans Laut Jawa Timur yang menghubungkan sejumlah wilayah kepulauan.

Baca juga: Biaya operasional melonjak, Gapasdap minta penyesuaian tarif

Beberapa rute yang dinilai potensial antara lain Probolinggo-Gili Ketapang serta Banyuwangi-Bali untuk layanan penumpang.

Kapal tersebut dirancang memiliki kapasitas sekitar 125 penumpang sehingga dinilai lebih sesuai dengan tingkat permintaan dibandingkan kapal berkapasitas besar yang membutuhkan biaya operasional lebih tinggi.

Ia mencontohkan layanan kapal cepat Banyuwangi-Bali sebelumnya menghadapi tantangan, karena kapasitas kapal mencapai sekitar 400 penumpang, sementara jumlah pengguna belum optimal.

Akibatnya, operator membutuhkan dukungan subsidi agar operasional tetap berjalan.

Baca juga: Jatim dan St Petersburg Rusia jajaki kerja sama kapal cepat

"Kapasitas yang lebih kecil membuat tingkat keterisian atau load factor lebih tinggi sehingga lebih layak secara ekonomi," ujarnya.

Selain layanan penumpang, teknologi hydrofoil juga ditawarkan untuk mendukung angkutan logistik dan penyeberangan antarpulau.

Nyono mengatakan Dishub Jatim akan terus mempelajari proposal tersebut sebagai bagian dari upaya meningkatkan aksesibilitas masyarakat kepulauan sekaligus mempercepat mobilitas barang dan orang di kepulauan yang ada di Jawa Timur.

Menurut dia, pengembangan transportasi laut yang cepat dan efisien menjadi salah satu kebutuhan penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah kepulauan di provinsi tersebut.

Pewarta: Willi Irawan
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |