Dirut Bulog dan Kepala Bapanas salurkan bantuan pangan di Surabaya

1 week ago 12

Jakarta (ANTARA) - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani bersama Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman menyerahkan langsung bantuan pangan pemerintah kepada warga yang berhak di wilayah Surabaya, Jawa Timur.

“Program Bantuan Pangan ini merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi," kata Dirut Bulog dalam keterangan di Jakarta, Rabu.

Rizal menyampaikan hal itu di sela menyalurkan bantuan pangan bersama Kepala Bapanas, kepada warga penerima manfaat di Kelurahan Lidah Kulon, Kecamatan Lakarsantri, Kota Surabaya.

Rizal menegaskan pihaknya siap menjalankan penugasan pemerintah secara optimal sebagai operator utama dalam pelaksanaan program bantuan pangan.

"Hari ini kami bersama Kepala Bapanas hadir langsung menyerahkan bantuan kepada masyarakat di Surabaya. Ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk memastikan bantuan pemerintah benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Rizal.

Ia menambahkan, Bulog menjalankan peran mulai dari penyediaan stok, pengelolaan logistik, hingga pendistribusian beras kepada penerima bantuan pangan (PBP) dengan memanfaatkan jaringan perusahaan tersebut di seluruh Indonesia.

“Dengan stok beras nasional yang sangat memadai mencapai 5,2 juta ton, Bulog siap mendukung penuh arahan Bapak Presiden (Prabowo Subianto) agar bantuan pangan dapat segera disalurkan secara tepat sasaran dan tepat waktu kepada masyarakat di seluruh Indonesia,” ucapnya.

Baca juga: Bulog Sumut pastikan penyaluran bantuan pangan 1,73 juta KPM pekan ini

Baca juga: Menko Pangan salurkan bantuan beras kepada 25.000 penerima di Mamuju

Rizal menambahkan kehadiran pihaknya secara langsung bersama Kepala Bapanas dalam penyaluran bantuan tersebut menjadi bentuk nyata sinergi pemerintah dalam memastikan bantuan pangan dapat diterima masyarakat yang membutuhkan sekaligus memastikan pelaksanaan program berjalan tepat sasaran dan tepat waktu.

Penyerahan bantuan beras secara langsung kepada penerima bantuan pangan (PBP) dilaksanakan di Kantor Kelurahan Lidah Kulon. Setiap PBP menerima beras sebanyak 30 kilogram yang merupakan alokasi untuk tiga bulan, yakni Juli, Agustus, dan September 2026, masing-masing sebanyak 10 kilogram per bulan.

Khusus di Kelurahan Lidah Kulon, terdapat sebanyak 495 PBP dengan total bantuan beras yang disalurkan mencapai 14.850 kilogram.

Sementara itu, jumlah PBP di Kota Surabaya tercatat sebanyak 184.313 PBP. Di tingkat Provinsi Jawa Timur, jumlah penerima mencapai 5.690.353 PBP. Secara nasional, Bantuan Pangan beras dialokasikan kepada sekitar 33,24 juta PBP dengan total beras mencapai sekitar 997,2 ribu ton.

Setiap PBP menerima bantuan sebanyak 10 kilogram beras per bulan selama tiga bulan.

Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, penyaluran bantuan pangan merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan mendapatkan dukungan pangan.

“Ini adalah arahan Bapak Presiden agar bantuan beras pemerintah dapat diterima oleh saudara-saudara kita yang membutuhkan di seluruh Indonesia. Targetnya bantuan ini dapat disalurkan secepatnya dan sampai kepada masyarakat," kata Amran.

"Dengan stok beras yang melimpah, ini merupakan bentuk kepedulian Bapak Presiden kepada rakyat Indonesia,” tambah Amran.

Adapun, Surabaya menjadi lokasi kedua dalam rangkaian penyaluran bantuan pangan setelah sebelumnya program serupa dilaksanakan di Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kehadiran pemerintah secara langsung di lapangan diharapkan dapat memastikan program berjalan sesuai dengan tujuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca juga: Bulog OKU salurkan 2.290 ton beras bantuan pangan di dua kabupaten

Baca juga: Pemerintah tambah bantuan beras untuk 33 juta penerima hadapi kemarau

Baca juga: Bulog salurkan bantuan pangan untuk 25.969 penerima di perbatasan

Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |