Dinilai ganggu ekosistem, Pram tinjau penangkapan ikan sapu-sapu

6 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meninjau proses penangkapan ikan sapu-sapu dan pembersihan saluran air di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat.

Pramono menyebutkan kegiatan itu tidak hanya dilakukan di Jakarta Utara, tetapi juga serentak di lima wilayah Jakarta.

“Pelaksanaan serentak di lima kota di Jakarta untuk menangkap ikan sapu-sapu, karena diketahui ikan sapu-sapu ini sekarang mendominasi perairan yang ada di Jakarta,” ujar Pramono di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat.

Pria yang akrab disapa Pram itu menjelaskan menurut hasil telaah dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), diperkirakan di atas 60 persen lebih ikan sapu-sapu saat ini berada di Jakarta dan daerah lainnya.

Keberadaan ikan tersebut di sungai serta gorong-gorong dinilai cukup berbahaya karena ikan tersebut memakan telur dari ikan-ikan lokal dan merusak tembok-tembok sungai.

“Yang paling berbahaya adalah kemarin dalam rapat, saya dilaporin oleh Kepala KKP bahwa di ikan ini rata-rata sudah di atas 0,3 kadar residunya. Kalau itu dikonsumsi, akan berbahaya, dan kalau dibiarkan, maka dia akan merusak,” jelas Pramono.

Untuk itu, dia meminta agar seluruh sungai dan saluran air di lima wilayah Jakarta dibersihkan dari hewan tersebut.

Sementara itu, sebagai bentuk dukungan terhadap proses penangkapan ikan sapu-sapu, Ketua RW 06 Kelapa Gading Barat Ihsan memberikan imbalan sebesar Rp5.000 per kilogram bagi warga yang bersedia membantu menangkap ikan tersebut.

“Saya hanya spontan merespons apa yang Pak Gubernur instruksikan ke wilayah DKI Jakarta, untuk mengendalikan hama ikan sapu-sapu ini. Sebagai imbalan untuk memotivasi di wilayah sini, kita hargain per kilo Rp5.000 dan uang sakunya, khusus untuk wilayah RW 06, begitu,” ungkap Ihsan.

Baca juga: DKI akan bersihkan sungai hingga ikan sapu-sapu pada Jumat

Baca juga: Pramono instruksikan pembersihan ikan sapu-sapu di seluruh DKI

Baca juga: Pramono dukung penangkapan ikan sapu-sapu karena ancam kesehatan

Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |