Kuala Lumpur (ANTARA) - Di banyak desa di Madura, rumah-rumah yang berdiri megah sering kali merupakan hasil kerja keras para perantau.
Biaya pendidikan anak-anak, kebutuhan keluarga, hingga roda ekonomi rumah tangga dalam banyak kasus pun ditopang oleh kiriman uang dari mereka yang bekerja jauh dari kampung halaman.
Di balik kenyataan itu, tersimpan sebuah ironi yang jarang disadari: masyarakat Madura dikenal sebagai salah satu komunitas perantau terbesar di Indonesia, tetapi hingga hari ini kita bahkan tidak mengetahui secara pasti berapa sebenarnya jumlah orang Madura yang hidup di perantauan.
Ironi ini menunjukkan satu hal penting bahwa sering kali kita merasakan dampak dari sebuah kekuatan sosial, tetapi tidak pernah benar-benar berusaha memahaminya secara utuh.
Padahal, masyarakat Madura telah lama dikenal sebagai salah satu komunitas perantau paling kuat di Indonesia. Jejak mereka tersebar luas, dari kota-kota besar di Jawa hingga berbagai wilayah di Kalimantan, Sulawesi, dan Jakarta.
Di luar negeri, orang Madura juga dapat ditemukan di Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, hingga sejumlah negara di Timur Tengah.
Namun di balik kenyataan sosial yang begitu nyata itu, terdapat sebuah pertanyaan mendasar yang jarang diajukan secara serius: berapa sebenarnya jumlah diaspora Madura di dunia?
Pertanyaan ini tampak sederhana, tapi justru kesederhanaannya itu menunjukkan sebuah kekosongan besar.
Hingga hari ini hampir tidak ada data yang mampu menjelaskan secara jelas berapa jumlah masyarakat Madura yang hidup di perantauan, dari daerah mana mereka berasal, serta di sektor ekonomi apa mereka bekerja.
Ketiadaan data ini membuat diaspora Madura seolah menjadi komunitas besar yang hadir di banyak tempat, tetapi tidak pernah benar-benar terlihat dalam peta sosial dan ekonomi secara resmi.
Padahal, jika dilihat dari persebarannya, diaspora Madura bukanlah komunitas kecil.
Malaysia telah lama menjadi salah satu tujuan utama perantauan masyarakat Madura. Berdasarkan berbagai perkiraan komunitas perantau dan jaringan sosial masyarakat Madura, jumlah warga Madura di Malaysia diperkirakan mencapai ratusan ribu orang.
Baca juga: Komunitas Madura di Malaysia gelar iftar, beri santunan anak yatim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































