Jakarta (ANTARA) - Pemain timnas futsal Indonesia, Dewa Rizki, menargetkan dapat mempertahankan gelar Kejuaraan ASEAN Futsal, saat tim Merah Putih mengikuti ajang di Thailand itu pada 5 sampai 13 April.
“Pastinya jadi motivasi tersendiri. Apalagi Piala AFF (Kejuaraan ASEAN Futsal) sebelumnya Indonesia juara. Pastinya ingin mempertahankan gelar juaranya, dan terus bekerja keras,” kata Dewa saat ditemui setelah mengikuti latihan tim di Jakarta, Rabu.
Indonesia berstatus juara bertahan pada Kejuaraan ASEAN Futsal 2026, setelah menang 2-0 atas Vietnam pada Kejuaraan ASEAN Futsal edisi 2024 yang juga dimainkan di Thailand.
Dewa merupakan pemain yang turut membawa Indonesia melaju ke final Piala Asia Futsal 2026 di Jakarta pada awal tahun. Meski menjadi salah satu langganan timnas, Dewa tetap merasa bersyukur dapat diberi kepercayaan untuk masuk skuad 19 pemain, yang nantinya akan dikerucutkan menjadi 14 pemain, untuk Kejuaraan ASEAN Futsal.
“Pastinya sangat bersyukur karena saya dipanggil untuk seleksi Piala AFF (Kejuaraan ASEAN Futsal) ini. Pastinya saya ingin menampilkan yang terbaik lagi di setiap pertandingannya. Pokoknya all-out, do the best untuk diri sendiri dan Indonesia,” ujar pemain Cosmo JNE tersebut.
Baca juga: Hector Souto pertahankan skuad berisi 19 pemain jelang Kejuaraan ASEAN
Baca juga: Souto tak targetkan timnas futsal jadi kampiun Kejuaraan ASEAN 2026
Untuk Kejuaraan ASEAN Futsal 2026, pelatih Hector Souto tidak memasang target juara. Namun bagi Dewa, ia tetap ingin memenangi setiap pertandingan yang dimainkan.
“Kalau motivasi saya sendiri setiap pertandingan itu menang saja. Itu sudah cukup,” tuturnya.
Pelatih timnas futsal Hector Souto memanggil sejumlah pemain baru untuk Kejuaraan ASEAN Futsal. Dalam penilaian Dewa, tidak banyak perbedaan antara para pemain baru dan pemain yang sudah sering berseragam timnas.
“Paling adaptasinya saja dengan taktik dari Coach Hector, karena banyak taktik juga seperti taktik tim. Kita dari berbagai tim yang baru-baru, jadi adaptasinya saja, sisanya hampir sama dengan yang sebelumnya. Insya Allah tidak ada masalah,” ujar Dewa.
Seringnya para pemain timnas futsal bertemu di kancah Liga Futsal serta berbagai kegiatan bersama juga dinilai Dewa sangat membantu dalam membangun chemistry tim.
“Walaupun memang beda-beda tim (di liga), tapi kami di satu pemusatan latihan, makan bareng, terus juga tempat tinggalnya sama, meeting bersama. Jadi sejak pemusatan latihan, aktivitas yang kami lakukan bareng-bareng. Jadi itu memunculkan chemistry yang lumayan bagus,” katanya.
Baca juga: Kejuaraan ASEAN futsal jadi ajang pembuktian bagi Guntur Sulistyo
Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































