Surabaya (ANTARA) - PT KAI Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya memproyeksikan melayani sebanyak 533.115 pelanggan selama masa angkutan Lebaran 2026 atau meningkat sekitar tujuh persen dibandingkan realisasi angkutan Lebaran 2025 yang mencapai 498.755 pelanggan.
Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan proyeksi tersebut disusun berdasarkan kapasitas tempat duduk, tren penumpang tahun sebelumnya, serta perkembangan penjualan tiket menjelang Hari Raya Idul Fitri.
“Kapasitas tempat duduk yang disediakan untuk perjalanan kereta api jarak jauh selama periode 11 Maret 2026 (H-10) hingga 1 April 2026 (H+10) di wilayah Daop 8 Surabaya itu sebanyak 561.528 tempat duduk,” kata Mahendro saat ditemui di Surabaya, Sabtu.
Sementara, kata dia, berdasarkan data hingga Sabtu (14/3) pukul 10.00 WIB, penjualan tiket kereta api jarak jauh pada masa Angkutan Lebaran di wilayah Daop 8 Surabaya telah mencapai 361.137 tiket atau sekitar 64 persen dari total kapasitas.
Baca juga: Kemenkes berangkatkan 1.126 peserta di program mudik bersama pegawai
Hari ini, lanjutnya, pihaknya mencatat sebanyak 44.763 penumpang akan menggunakan layanan kereta api di wilayah Daop 8 Surabaya.
"Jumlah tersebut terdiri dari 23.736 penumpang yang berangkat dan 21.027 penumpang yang datang, namun angka tersebut masih berpotensi bertambah hingga seluruh perjalanan kereta api hari ini berakhir," ujarnya.
Mahendro menyebutkan tiga stasiun dengan volume penumpang tertinggi pada hari ini yakni Stasiun Surabaya Pasarturi sebanyak 13.579 penumpang yang terdiri dari 7.486 penumpang berangkat dan 6.093 penumpang datang.
Selain itu, lanjutnya, Stasiun Surabaya Gubeng tercatat melayani 13.074 penumpang yang terdiri dari 7.940 penumpang berangkat dan 5.134 penumpang datang.
Di sisi lain, Stasiun Malang mencatat volume 7.729 penumpang dengan rincian 4.930 penumpang berangkat dan 2.799 penumpang datang.
Baca juga: 459.570 kendaraan tinggalkan Jabotabekdi H-10 hingga H-8 Idul Fitri
Mahendro menambahkan beberapa tanggal dengan tingkat penjualan tiket tertinggi selama periode Angkutan Lebaran tercatat pada 18 Maret 2026 sebanyak 25.846 tiket dan 19 Maret 2026 sebanyak 24.994 tiket.
“Tingginya penjualan pada tanggal tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat untuk bepergian menjelang Lebaran menggunakan kereta api itu tinggi,” tuturnya.
Sementara itu, pemerintah juga menghadirkan program diskon 30 persen untuk tiket kereta api ekonomi komersial yang berlaku pada periode 14–29 Maret 2026 sebagai dukungan terhadap mobilitas masyarakat.
Di wilayah Daop 8 Surabaya tersedia sebanyak 188.288 tiket diskon dan hingga saat ini telah terjual 116.333 tiket atau sekitar 62 persen sehingga masih terdapat 71.955 tiket yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Baca juga: Menhub imbau hentikan sementara tradisi sapu koin Pantura saat mudik
Mahendro mengimbau masyarakat untuk mempertimbangkan alternatif tanggal keberangkatan apabila jadwal favorit sudah mendekati penuh.
“Pelanggan juga dapat memanfaatkan perjalanan lanjutan atau connecting train agar memiliki pilihan waktu perjalanan dan rute yang lebih fleksibel,” tuturnya.
Baca juga: ITS berangkatkan 27 armada bus mudik gratis bagi 1.180 sivitas
Baca juga: KAI catat hampir 50 ribu orang berangkat dari Jakarta di H-7 Lebaran
Baca juga: KAI Wisata pastikan kelaikan armada selama angkutan Lebaran 2026
Pewarta: Indra Setiawan/Naufal Ammar Imaduddin
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































