Cegah banjir, Pramono minta warga tak buang sampah sembarangan

2 hours ago 5

Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meminta masyarakat tak lagi membuang sampah sembarangan untuk mencegah penyumbatan saluran atau sungai di ibu kota, sehingga terjadinya banjir.

“Dalam kesempatan ini saya juga berharap betul bahwa jangan kemudian ketika tidak ada hujan dua minggu, orang (membuang) sampah. Itu akhirnya menyumbat di beberapa tempat,” kata Pramono di Jakarta Timur, Senin.

Sumbatan sampah, lanjut dia, menjadi penyebab banjir, meski curah hujan hanya di bawah 200 mm. Pengerukan di sungai-sungai sedang dilakukan secara masif di seluruh titik di Jakarta.

Pihaknya pun sudah menandatangani kerja sama dengan Danantara untuk pembangunan dua Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di ibu kota.

Tak hanya itu, Pramono juga mengatakan fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) di Rorotan saat ini telah beroperasi. Menurutnya, RDF pun merupakan bagian penting dalam sistem pengelolaan sampah terintegrasi di ibu kota.

Dengan kombinasi PLTSa dan RDF, dia optimistis persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan besar dapat ditangani secara lebih efektif.

“Kalau itu jalan semua, maka problem sampah di Jakarta terus terang akan selesai,” ungkap Pramono.

Baca juga: Pramono teken kerja sama pembangunan PLTSa dengan Danantara hari ini

Baca juga: Pramono usul PLTSa dibangun di tiga tempat guna atasi persoalan sampah

Baca juga: Akibat kali meluap, banjir masih rendam 115 RT di Jakarta

Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |