CATL dan BYD berlomba kembangkan baterai "solid-state" pada 2027

1 week ago 10

Jakarta (ANTARA) - Dua produsen baterai kendaraan listrik (EV) terbesar China, CATL dan BYD, tengah berlomba mengembangkan teknologi baterai solid-state dengan menargetkan uji coba produksi dalam skala kecil mulai 2027.

Dilansir dari laporan Arena EV pada Selasa, CATL sebelumnya mengklaim pengembangan teknologi solid-state miliknya telah berada di posisi terdepan di industri.

Pernyataan tersebut kemudian dibalas BYD dengan mengamankan enam paten baru terkait teknologi katoda dengan dua jenis elektrolit untuk baterai solid-state.

Baca juga: CATL gaet Google, Xiaomi, dan BMW untuk susun aturan baterai global

Persaingan tersebut menandai perkembangan teknologi baterai solid-state yang selama bertahun-tahun berpotensi menjadi baterai kendaraan listrik generasi berikutnya.

Baterai solid-state memiliki kepadatan energi lebih tinggi dan tingkat keamanan yang lebih baik dibandingkan baterai dengan elektrolit cair. Dengan begitu, produsen kendaraan listrik dapat merancang baterai dengan kepadatan energi lebih tinggi dalam ukuran yang lebih ringkas.

Penggunaan material padat juga berpotensi mengurangi risiko terjadinya thermal runaway, yakni kondisi ketika baterai mengalami kenaikan suhu secara tidak terkendali yang dapat memicu kebakaran.

Baca juga: CATL: 20.000 mobil listrik akan gunakan baterai natrium-Ion pada 2026

Namun, CATL mengingatkan bahwa teknologi tersebut masih berada pada tahap pengembangan dan belum siap digunakan secara massal.

Chairman CATL Robin Zeng sebelumnya mengatakan teknologi baterai solid-state perusahaan masih berada pada tingkat empat dalam skala Technology Readiness Level (TRL) yang memiliki sembilan tingkatan.

Artinya, teknologi tersebut masih berada pada tahap pengujian di laboratorium. Kepala Ilmuwan CATL Wu Kai menargetkan baterai solid-state mencapai tingkat tujuh atau delapan pada 2027 yang artinya dapat diuji dalam kondisi penggunaan secara nyata.

Baca juga: CATL kembangkan desain baterai tipis untuk EV performa tinggi

Dari sisi produksi, CATL memperkirakan baterai solid-state baru dapat diproduksi secara massal dengan biaya yang kompetitif ketika kapasitas produksi telah mampu memenuhi kebutuhan setidaknya 1 juta kendaraan per tahun.

Target tersebut diperkirakan belum dapat dicapai sebelum 2030. Karena itu, baterai solid-state pada tahap awal kemungkinan akan digunakan pada kendaraan listrik mewah.

Sementara itu, BYD berfokus mengatasi persoalan pada antarmuka antara material padat dalam baterai yang selama ini menjadi salah satu tantangan pengembangan teknologi tersebut.

Baca juga: CATL luncurkan sistem penyimpanan energi Tener Sodium-Ion

Perusahaan mengembangkan teknologi katoda dengan dua jenis elektrolit yang menggunakan lapisan penyangga padat untuk membantu mengurangi degradasi struktur baterai.

Baterai solid-state kemungkinan belum dapat digunakan secara luas pada kendaraan listrik pada 2027. Namun, periode tersebut dapat menjadi tahap penting untuk menguji baterai solid-state pada kendaraan sebelum memasuki produksi komersial dalam skala lebih besar.

Baca juga: CATL kantongi 2 paten baru, desain baterai EV lebih kuat saat tabrakan

Pewarta:
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Read Entire Article
Rakyat news | | | |