BYD siapkan jaringan Flash Charging 2.0 di Eropa

5 hours ago 2

Jakarta (ANTARA) - Produsen kendaraan listrik asal China, BYD berencana meluncurkan jaringan pengisian daya cepat Flash Charging 2.0 di Eropa dalam beberapa pekan ke depan.

Menurut laporan CarNewsChina pada Senin waktu setempat, jaringan stasiun pengisian dengan daya hingga 1.500 kWakan mendukung kendaraan yang menggunakan baterai Blade generasi terbaru.

Peluncuran jaringan tersebut juga bertepatan dengan rencana debut model Denza Z9 GT di pasar Eropa pada April mendatang.

Diketahui, kendaraan yang dilengkapi baterai Blade generasi kedua milik BYD diklaim mampu mengisi daya dari 10 persen hingga 70 persen hanya dalam lima menit, serta dari 10 persen hingga 97 persen dalam sembilan menit berdasarkan standar pengisian di China.

Namun demikian, belum dipastikan apakah performa yang sama dapat dicapai pada versi kendaraan yang dipasarkan di Eropa.

Saat ini sistem Flash Charging tersebut baru mendukung model Denza Z9 GT.

Sebagai perbandingan, sebagian besar kendaraan listrik yang dipasarkan di Eropa umumnya mendukung pengisian cepat DC hingga sekitar 400 kW.

Jika stasiun 1.500 kW milik BYD benar-benar dioperasikan, teknologi tersebut akan menjadi pengisi daya publik dengan kapasitas tertinggi di Eropa.

Model Denza Z9 GT sendiri dibekali baterai Blade berkapasitas 122 kWh serta tiga motor listrik yang menghasilkan tenaga sekitar 960 hp (716 kW).

Mobil ini ditawarkan dalam varian penggerak roda belakang maupun all-wheel drive.

Kendaraan tersebut juga diklaim mampu menempuh jarak hingga 800 kilometer menurut standar WLTP.

Bagian interior mobil dilengkapi sistem audio Devialet yang tersertifikasi Dolby Atmos, menjadikannya salah satu kendaraan pertama di Eropa dengan sistem audio bergaya teater.

BYD sebelumnya telah memasang ribuan stasiun Flash Charging di China.

Namun, perusahaan itu belum mengungkap secara rinci jumlah lokasi maupun wilayah Eropa yang akan menjadi tahap awal peluncuran jaringan tersebut.

Pewarta:
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Copyright © ANTARA 2026

Read Entire Article
Rakyat news | | | |