BPTD tunda keberangkatan kapal penyeberangan Situbondo-Madura-Lembar

16 hours ago 5

Situbondo (ANTARA) - Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Jangkar Situbondo Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jawa Timur menunda keberangkatan kapal motor penyeberangan rute Jangkar (Situbondo)-Sumenep (Madura), dan Jangkar-Lembar (Lombok Barat/NTB) karena cuaca ekstrem.

Pengawas Satuan Pelayanan Pelabuhan Penyeberangan Jangkar Situbondo BPTD Kelas II Jatim Abdul Hamid menjelaskan aktivitas pelayaran dari Pelabuhan Jangkar menuju beberapa kepulauan di Kabupaten Sumenep, Madura ditunda karena cuaca ekstrem, berupa angin kencang dan gelombang mencapai sekitar 3,5 meter.

"Penundaan keberangkatan kapal motor penyeberangan dari Jangkar ke beberapa pulau di Kabupaten Sumenep, dimulai hari ini hingga sehari-dua hari ke depan sembari menunggu cuaca membaik," kata dia di Situbondo, Sabtu.

Dia menjelaskan pada hari ini KMP Dharma Kartika tertahan di Pelabuhan Jangkar dan harus menunda keberangkatan akibat cuaca buruk, berupa gelombang tinggi di perairan Laut Sumenep.

Baca juga: KSOP larang pergerakan kapal malam hari di perairan TN Komodo

Semestinya, kata dia, sesuai jadwal pelayaran KMP Dharma Kartika bertolak berlayar dari Pelabuhan Jangkar ke Pelabuhan Kalianget dan Pelabuhan Raas, Kabupaten Sumenep, pada pukul 08.00 WIB.

"Namun karena gelombang yang mencapai sekitar 3,5 meter di perairan Laut Sumenep, harus ditunda hingga cuaca bagus. Kalau penumpang rute Situbondo-Madura tidak ada penumpukan di pelabuhan, karena beberapa hari sebelumnya sudah diumumkan," katanya.

Dia mengatakan keberangkatan kapal motor penyeberangan dari Pelabuhan Jangkar, Situbondo menuju Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat (NTB) juga ditunda karena masih menunggu informasi kepastian cuaca di perairan Bali utara dan perairan Laut Lombok.

KMP Trimas Laila rute Jangkar-Lembar, saat ini juga tertahan di Pelabuhan Jangkar dan belum mendapatkan izin berlayar karena belum ada kepastian kondisi cuaca di jalur yang dilintasi.

"Kalau sesuai jadwal, KMP Trimas Laila semestinya pukul 08.00 WIB sudah bertolak ke menuju Lembar, kami masih menunggu informasi kondisi cuaca dari KSOP Lembar, dan kalau memungkinkan jika sore hari ini cuaca bagus, akan diberangkatkan," ujar dia.

Baca juga: Pelni Tanjungpinang tunda pelayaran kapal akibat gelombang 2,5 m

Baca juga: BBMKG terbitkan peringatan dini gelombang tinggi perairan Bali

Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |