Garut (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Jawa Barat telah menyalurkan bantuan air bersih untuk memenuhi kebutuhan 5.687 jiwa di sejumlah kecamatan yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau.
"Sebanyak 5.687 jiwa dari 1.839 KK terlayani pendistribusian air bersih," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut, Aah Anwar Saefuloh di Garut, Jumat.
Ia menuturkan, musim kemarau menyebabkan sumber air di sejumlah daerah Garut terjadi kekeringan akibatnya masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih.
Selama musim kemarau sejak 31 Mei sampai pertengahan Agustus 2026, kata dia, tercatat ada delapan desa di enam kecamatan yakni Kecamatan Tarogong Kaler, Pasirwangi, Cigedug, Cibatu, Sucinaraja, dan Karangpawitan terdampak kekeringan.
"Ada delapan desa di enam kecamatan terdampak kekeringan dan mendapatkan bantuan pendistribusian air bersih," katanya.
Ia menyampaikan, air bersih yang sudah didistribusikan ke daerah yang dilanda kekeringan itu tercatat sebanyak 125 ribu liter yang didistribusikan langsung ke masyarakat menggunakan 25 tangki air.
Bantuan air bersih itu, kata dia, tidak hanya dari BPBD Garut, tapi juga instansi lainnya yakni PDAM, Disdamkar Garut, Dinas Sosial Garut, dan Baznas Garut.
"Pendistribusian air bersih ini, kami berkolaborasi dengan instansi lainnya Dinas Sosial, PDAM, Baznas, dan juga Disdamkar," katanya.
Ia menambahkan, Pemkab Garut sudah menetapkan status tanggap darurat bencana kekeringan dengan puncaknya musim kemarau terjadi Agustus 2026.
BPBD Garut, kata dia, sudah melakukan langkah antisipasi untuk mengatasi dampak kekeringan dengan menyiapkan truk tangki air dan personel gabungan yang siap membantu masyarakat.
Baca juga: Dompet dhuafa bantu air bersih untuk 370 warga Boyolali dan Grobogan
Baca juga: Tagana Tasikmalaya salurkan 84 ribu liter air bantu daerah kekeringan
Pewarta: Feri Purnama
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































