BPBD Cianjur catat satu rumah rusak akibat gempa Sukabumi

5 hours ago 2

Cianjur (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat mencatat satu rumah warga di Desa Sindanglaya, Kecamatan Pacet rusak akibat gempa magnitudo 4,2 yang terpusat di Kabupaten Sukabumi namun dirasakan cukup kencang di Cianjur.

Sekretaris BPBD Cianjur Asep Sudrajat di Cianjur, Minggu, mengatakan rumah warga di Kecamatan Cipanas rusak di bagian dinding yang terkelupas dan retak-retak, sehingga pemilik dan tiga anggota keluarga terpaksa mengungsi untuk sementara.

Petugas dan relawan BPBD melakukan penanganan cepat bersama dibantu aparat desa dan warga sekitar guna memastikan rumah yang rusak dapat dihuni kembali setelah mendapat perbaikan.

"Kami ajukan untuk mendapat bantuan perbaikan rumah, agar pemilik dapat melakukan perbaikan secara maksimal karena sebagian besar dinding rumah terkelupas dan retak cukup besar, sehingga pemilik masih was-was pulang ke rumah," katanya.

Sedangkan pendataan masih dilakukan petugas dan relawan menyisir sejumlah wilayah di perbatasan Cianjur-Sukabumi yang merasakan getaran gempa cukup kencang sebanyak dua kali pada Minggu dini hari.

Baca juga: Sultra diguncang lima kali gempa bumi akibat sesar aktif

"Kami berharap tidak ada lagi bencana yang melanda Cianjur, namun kapan terjadinya tidak dapat diprediksi sehingga kami minta warga tetap siaga dan waspada jangan panik ketika terjadi bencana terutama gempa segera cari tempat aman untuk berlindung," katanya.

Sementara Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah II Tangerang memastikan gempa bumi magnitudo 4,2 yang berlokasi di Tenggara Kota Sukabumi akibat aktivitas sesar Cimandiri.

Kepala BMKG Wilayah II Tanggerang Hartanto mengatakan pascagempa bumi utama Minggu pukul 00.36 WIB hingga pukul 09.00 WIB BMKG mencatat telah terjadi dua kali aktivitas gempa bumi, dimana gempa kedua dengan magnitudo 2,2 terjadi pada pukul 03.42 WIB.

"Gempa bumi pertama terjadi pukul 00.36 WIB dengan kekuatan magnitudo 4,2 dan episenter gempa terletak pada koordinat 6.97 LS dan 106.98 BT atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 8 kilometer Tenggara Kota Sukabumi dengan kedalaman 5 kilometer," katanya.

Sedangkan gempa bumi kedua pada pukul 03.42 WIB dengan episenter yang hampir sama dengan kedalaman 4 kilometer, hasil analisis dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar Cimandiri.

Gempa bumi pertama dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah seperti Kota Sukabumi, Pelabuhan Ratu, Cianjur, Puncak, Bogor Kabupaten Bandung Barat, Cimahi, hingga Lembang.

Baca juga: BPBD Cianjur lakukan pendataan kerusakan dampak gempa Sukabumi

Pewarta: Ahmad Fikri
Editor: Riza Mulyadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |