BPBD catat 25 titik longsor di Majalengka usai Lebaran

1 month ago 16

Majalengka (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, mencatat sedikitnya 25 titik longsor terjadi di wilayah selatan daerah itu setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut pada Senin (23/3) malam atau usai Lebaran 2026.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Majalengka Agus Tamim dalam keterangannya di Majalengka, Rabu, mengatakan puluhan titik longsor tersebut tersebar di 11 desa, dengan mayoritas kejadian berada di Kecamatan Lemahsugih.

“Setelah menerima laporan dari pemerintah desa dan relawan, kami langsung menerjunkan tim ke lapangan untuk melakukan kaji cepat,” katanya.

Ia mengatakan pendataan terus dilakukan untuk memastikan jumlah titik terdampak, serta kebutuhan mendesak warga di lokasi bencana.

Selain longsor, BPBD juga mencatat adanya kejadian pergerakan tanah di beberapa titik, banjir bandang di Desa Margajaya, serta satu rumah warga yang tersambar petir di Blok Pasir Cabe, Desa Sinargalih.

Menurut dia, wilayah selatan Majalengka memiliki tingkat kerawanan cukup tinggi terhadap bencana longsor, terutama ketika curah hujan meningkat dalam waktu lama.

Baca juga: Tim gabungan tuntaskan penanganan longsor di jalur Majalengka-Kuningan

BPBD Majalengka telah berkoordinasi dengan aparat kecamatan, TNI-Polri, serta relawan untuk melakukan penanganan darurat di sejumlah lokasi terdampak.

Ia menjelaskan penanganan dilakukan berupa pembersihan material longsor, yang menutup akses jalan desa serta penyaluran bantuan bagi warga terdampak.

Agus menyebutkan beberapa akses jalan desa sempat tertutup material longsor, sehingga aktivitas masyarakat terganggu.

Namun demikian, kata dia, hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa akibat rangkaian bencana tersebut.

Ia menuturkan tim gabungan dari BPBD, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), serta TNI-Polri melakukan penanganan di sejumlah titik menggunakan alat berat.

“Tim BPBD, Dinas PUTR dibantu TNI-Polri melakukan perbaikan di beberapa titik yang terkena longsoran dengan menggunakan alat berat, seperti di Jalan Ciranca dan ruas Padarek-Kalapadua,” ujarnya.

Baca juga: Longsor tutup jalur Majalengka-Kuningan sebabkan dua pemotor terjebak

Pihaknya memastikan akan terus memantau perkembangan situasi serta mengoptimalkan penanganan, guna meminimalkan dampak lanjutan bagi masyarakat.

Pewarta: Fathnur Rohman
Editor: Bambang Sutopo Hadi
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Rakyat news | | | |