Jakarta (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan penanganan darurat bagi warga penyintas gelombang pasang laut di Desa Bukit Tinggi, Kecamatan Kakas Barat, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut).
"Tim reaksi cepat BPBD Kabupaten Minahasa berkoordinasi dengan pimpinan dan pemerintah desa/kecamatan melakukan asesmen ke lokasi terdampak serta penanganan darurat," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan di Jakarta, Kamis.
Menurut dia, data yang dihimpun dari pemerintah daerah sebanyak 59 Kepala Keluarga (KK) terdampak dalam peristiwa yang terjadi pada Selasa (21/4) pagi tersebut. Selain itu ada sebanyak 59 rumah warga dan empat fasilitas ibadah juga turut mengalami dampak akibat kejadian tersebut.
Baca juga: BNPB ingatkan pemda responsif atasi potensi rob
BNPB mengkonfirmasi sampai dengan Rabu (22/4) kondisi di pesisir pantai Desa Bukit Tinggi dilaporkan masih mengalami terpaan angin dan gelombang air laut, namun dengan skala rendah hingga sedang.
Abdul mengimbau masyarakat di wilayah pesisir untuk tetap waspada terhadap potensi ancaman gelombang pasang susulan dan selalu mengikuti arahan dari otoritas setempat guna meminimalisir risiko.
Sementara petugas tim reaksi cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih melakukan asesmen menyeluruh di lokasi terdampak untuk memastikan kebutuhan logistik dan perlindungan warga terpenuhi.
Baca juga: BNPB: Belasan rumah warga rusak dihantam gelombang laut di Sulteng
Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































